Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat Buntut Tahanan Tewas, Anggota Polresta Banjarmasin Diperiksa! Siap-Siap! Beli Migor Curah di Banjarmasin Pakai PeduliLindungi Kuras Sumur, Semburan Gas yang Muncul di Manggar Balikpapan

BMKG Ungkap Penyebab Gempa di Jawa Timur

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, pada Minggu (12/6) pagi.
- Apahabar.com     Minggu, 12 Juni 2022 - 11:01 WITA

BMKG Ungkap Penyebab Gempa di Jawa Timur

Ilustrasi gempa. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, pada Minggu (12/6) pagi.

Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan bahwa gempa itu disebabkan oleh aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa selatan Jawa Timur magnitudo 5,2 pagi ini merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Pulau Jawa di Zona Benioff,” tulis Daryono lewat akun Twitter @DaryonoBMKG, kutif Cn Indonesia.com.

Lebih lanjut melalui akun Facebook pribadinya, Daryono menjelaskan bahwa para ahli menyebut aktivitas itu sebagai gempa dalam lempang atau intraslab earthquake.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan kombinasi antara geser dan miring (strike-slip – oblique),” tulis Daryono.

Ia juga mengatakan bahwa gempa selatan Jawa Timur itu dirasakan warga di beberapa wilayah lain.

“Gempa selatan Jawa Timur ini dirasakan di Kulon Progo, Bantul, Wonogiri, Gunungkidul, Pacitan, Cilacap, Karangkates, Ponorogo, Nganjuk, Blitar, Trenggalek, Klaten dan Karanganyar dalam skala intensitas II-III MMI dimana getaran dirasakan seakan akan truk berlalu,” jels Daryono.

Sementara itu, goncangan di Lumajang, Madiun, dan Kepanjen disebut Daryono berada pada skala intensitas II MMI. Gempa membuat beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Daryono juga mengatakan bahwa belum ada laporan kerusakan dari gempa pagi tadi. Gempa tersebut juga tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 07.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PLN Kalimantan

News

Buruh Listrik Kalsel Protes, Upah Lembur Tak Sesuai Rumus
apahabar.com

News

Fantastis! Freeport Bakal Setor Ribuan Triliun ke Negara
Buya Syafii Maarif

News

Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia
KKB

News

Kapolda Papua Sebut Ada Indikasi Penyerang Anggota Brimob adalah KKB
IKN Nusantara

News

Presiden Jokowi: Teriakan Tiga Periode Keinginan Masyarakat
Arisan Bodong Banjarmasin

News

Arisan Bodong Istri Polisi di Banjarmasin: Brankas Disita, Resto Dibidik
Harga emas

News

Wow! Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta per Gram
Konbes NU 2022

News

Bahas Peraturan Perkumpulan, PBNU Akan Gelar Konbes 2022
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com