Aksi Ciamik Pereli Kalsel di Kejurnas Danau Toba Rally 2022, Rifat Sungkar Tercecer IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Liburland Festival di Banjarbaru, Isyana Sarasvati Pikat Ribuan Pengunjung Breaking! Toko Pecah Belah di Palangka Raya Terbakar Aksi Dugaan Perampasan, 3 Polisi Kalsel Berhadapan dengan Propam
agustus

Cegah Kecelakaan di Muara Rapak, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

- Apahabar.com     Minggu, 26 Juni 2022 - 00:06 WITA

Cegah Kecelakaan di Muara Rapak, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Turunan Muara Rapak yang rawan kecelakaan. Foto-Ist

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan sedang serius dalam mengkaji rekayasa lalu lintas di Simpang Muara Rapak.

Ini setelah kecelakaan maut di turunan Rapak yang menelan lima korban jiwa akibat dihantam truk bermuatan kapur pembersih pada Januari lalu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Elvin Junaidi, mengatakan setelah pihaknya menggelar rapat bersama pihak terkait, dia mengambil kesimpulan bahwa pelebaran jalan akan lebih efektif daripada pembangunan fly over.

“Paling memungkinkan itu jalur evakuasi yang di sebelah kiri. Kalau flyover itu belum. Untuk sementara ini kami mitigasinya ya melebarkan itu dan melakukan rekayasa lalu lintas,” katanya pada Sabtu (25/6).

Elvin mengatakan pihaknya akan mengadakan forum lalu lintas untuk membahas rekayasa jalan ini.

Hal yang paling memungkinkan diterapkan untuk mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan yakni dengan membiarkan kendaraan yang dari arah Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Letjend Soeprapto (Kampung Baru) langsung melintas tanpa harus menunggu traffict light.

“Kemungkinan kajian kita itu bahwa yang kendaraan roda dua dan roda empat atau kendaraan kecil akan belok ke Jalan Ahmad Yani. Kemudian, yang mau ke Balikpapan Barat dia harus memutar. Nanti jalan yang disamping Muara Rapak (depan Masjid Al Munawar) itu akan belok ke kiri, cuma jalan harus dilebarkan,” jelasnya.

Elvin mengatakan arus lalu lintas di titik tersebut kerap menimbulkan kemacetan panjang di jam tertentu, sehingga dengan rekayasa lalu lintas seperti yang telah dikajinya diharapkan dapat mengurangi volume kemacetan.

“Memang kami hitung itu kalau dia dari kiri mengikuti lampu merah itu akan krodit pada jam-jam tertentu. Tetapi apabila langsung belok kiri, kemungkinan tidak. Tapi yang ke arah dari Ahmad Yani ke arah Jalan Soekarno Hatta atau Kilo itu tetap menggunakan lampu merah,” pungkasnya.

Saat ini pemenang lelang untuk pelaksanaan pelebaran jalan dan lain sebagainya telah berlangsung. Elvin bahkan menyebut telah ada pemenangnya sehingga dalam waktu dekat ini bakal segera dikebut.

“Pelebarannya sudah ada kajiannya cuma saya lupa berapa lebarnya, itu ada di PUPR. Ini sudah ada pemenang lelang, saya pikir dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Revitalisasi Sekumpul

Hot Borneo

Panen Kritik, Komisi V DPR Tinjau Megaproyek Revitalisasi Sekumpul
SMPN 5 Banjarmasin

Hot Borneo

US Tatap Muka, SMPN 5 Banjarmasin Batasi Jumlah Peserta di Ruang Kelas
Seminar Nasional Datu Kelampayan

Hot Borneo

Kupas Tuntas Jejak Rekam Datu Kelampayan Menuju Gelar Pahlawan Nasional
Rika Menwa

Hot Borneo

Perburuan Pembunuh Rika Menwa Amuntai, Polisi Beri Sinyal Positif
Banjarmasin Terendam

Hot Borneo

Banjarmasin Terendam Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Air Kiriman!
Jasad Banjarmasin

Hot Borneo

Hidup Sendiri, Wanita di Jalan Bali Banjarmasin Tak Bernyawa
ODOL

Hot Borneo

Truk ODOL Kedapatan Masuk Banjarmasin, Langgar Jam Operasional Perwali

Hot Borneo

Penangkapannya Viral di Banjarbaru, Jambret Kakak Beradik Juga Beraksi di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com