Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif Kebakaran di Tabalong, Satu Ruko dan Rumah Hangus Dilalap Api Siapa yang Bakal Mengisi Pasar Baru Batuah? Prototipe Era Presiden Jokowi, Tak Murni APBN

Cegah Stunting, Tabalong Luncurkan Program Dashat

- Apahabar.com     Senin, 20 Juni 2022 - 17:55 WITA

Cegah Stunting, Tabalong Luncurkan Program Dashat

Wabup Tabalong H Mawardi bersama sejumlah pejabat lain meluncurkan program Dashat untuk melakukan percepatan penurunan hingga dapat mencegah stunting. Foto - Prokopim Setda Tabalong. 

apahabar.com, TANJUNG – Kabupaten Tabalong menempati peringkat pertama penanganan stunting di Kalimantan Selatan.

Hal itu berdasarkan penilaian kinerja tim konvergensi percepatan penurunan stunting (KP2S) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Meski berhasil melakukan percepatan penurunan stunting, Pemkab Tabalong tak berpuas diri dan langsung meluncurkan program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Kampung KB Kabupaten Tabalong tahun 2022.

Berdasarkan data terakhir, pada 2021 prevalensi stunting tercatat 8,88 persen atau sesuai dengan target RPJMD Tabalong.

“Kita ketahui bersama bahwa salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi adalah masih  kekurangan gizi pada anak-anak yang berakibat pada tingginya angka stunting di Indonesia,” kata Wabup Tabalong, Mawardi saat meluncurkan program Dashat di Desa Masukau, Murung Pudak, Senin (20/6).

Kata Wabup, permasalahan stunting  tidak hanya menjadi isu nasional, tapi juga terjadi di Bumi Sarabakawa.

Tabalong, kata dia, harus memiliki strategi  untuk percepatan penurunan stunting tersebut, baik dengan mendorong dan memperkuat usaha konvergensi intervensi terhadap penyebab langsung (intervensi gizi spesifik) maupun terhadap penyebab tidak langsung (intervensi gizi sensitif).

“Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mengupayakan keluar dari permasalahan stunting yang disebabkan oleh berbagai hal seperti kesalahan pola asuh anak, kekurangan gizi kronis dan faktor yang menjadi penyebabnya,” kata Mawardi.

Mawardi mengimbau kepada seluruh OPD terkait,  pihak swasta melalui CSR-nya, pemerhati kesehatan dan yang berkepentingan agar bersama-sama menuntaskan persoalan stunting ini.

“Mari kita bersama-sama dengan melakukan perbaikan di seluruh sisi dengan penuntasan stunting melalui program strategi yang terintegrasi,” ajaknya.

Mawardi juga mengajak semua pihak  untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Tabalong.

“Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat salah satu indikatornya pembangunan berkelanjutan di Indonesia menekan angka kematian ibu dan bayi serta percepatan pencegahan stunting. Ini masih menjadi pekerjaan besar bersama,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Jalan Nasional

Pemkab Tabalong

Jalan Nasional Tanjung-Kelua Mulai Rusak, PUPR Tabalong: Langsung Direspon BPJN Kalsel

Pemkab Tabalong

Baru Dilantik, 67 Kades di Tabalong Ikuti Orientasi
migor tabalong

Pemkab Tabalong

Pesanan Migor Tabalong Kembali Datang, Diskopukmperindag Targetkan Habis Sebelum Lebaran
pupr tabalong

Pemkab Tabalong

Ruas Jalan Gambah Longsor, Perbaikan Masih Dilakukan Dinas PUPR Tabalong

Pemkab Tabalong

Berhasil Genjot Vaksinasi Covid-19, PPKM di Tabalong Turun Level
DPD KNPI Tabalong Dikukuhkan

Pemkab Tabalong

Pengurus DPD KNPI Tabalong Dikukuhkan, Simak Pesan Bupati Anang Syakhfiani
apahabar.com

Pemkab Tabalong

DPD KNPI Gelar Rapimda ke-14, Begini Pesan Plh Bupati Kotabaru
Danrem 101 Antasari

Pemkab Tabalong

Dikunjungi Danrem 101/Antasari, Bupati Tabalong Merasa Termotivasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com