Gerak Cepat Polres Batola Bongkar Komplotan Garong Lintas Daerah Kemenhub Intensifkan Kerjasama dengan Pemangku Kepentingan untuk Stabilkan Harga Tiket Pesawat Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita, Walhi Teringat Gugatan Warga Merasakan Sensasi Balapan Mobil Layaknya di Sirkuit Asli Pilihan AC Rumahan, Tinggal Klik Sejuknya Merata ke Seluruh Ruangan
agustus

Di Tengah Kekhawatiran Pasokan, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Harga minyak dunia kembali naik sekitar dua persen pada akhir perdagangan Selasa (28/6) atau Rabu (29/6) pagi WIB...
- Apahabar.com     Rabu, 29 Juni 2022 - 09:34 WITA

Di Tengah Kekhawatiran Pasokan, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Ilustrasi kilang minyak. Foto-Shutterstock via suara.com

apahabar.com, NEW YORK – Harga minyak dunia kembali naik sekitar dua persen pada akhir perdagangan Selasa (28/6) atau Rabu (29/6) pagi WIB.

Kenaikan harga minyak dunia ini merupakan untuk sesi ketiga berturut-turut, karena serangkaian berita memicu kekhawatiran pasokan.

Melansir Antara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus bertambah 2,19 dolar AS atau 2,0 persen, menjadi menetap di 111,76 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus menguat 2,89 dolar AS atau 2,5 persen, menjadi ditutup pada 117,98 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Reli minyak terjadi karena pedagang terus mencermati sisi penawaran.

Perusahaan Minyak Nasional milik negara Libya pada Senin (27/6) mengatakan sedang mempertimbangkan untuk menyatakan keadaan force majeure di wilayah Teluk Sirte dalam waktu 72 jam kecuali produksi dan pengiriman dilanjutkan.

“Ini mengancam untuk lebih mengurangi produksi minyak Libya, yang telah turun sekitar setengah menjadi sekitar 600.000 barel per hari sebagai akibat dari protes,” Carsten Fritsch, analis energi di Commerzbank Research mengatakan pafda Selasa (28/6) dalam sebuah catatan.

Di tempat lain, Kementerian Energi Ekuador mengatakan pada Minggu (26/6) bahwa negara itu dapat menangguhkan produksi minyak dalam 48 jam jika protes penduduk asli nasional dan blokade jalan terus berlanjut.

Pedagang juga menunggu data stok minyak mentah AS karena Badan Informasi Energi akan merilis laporan status minyak mingguannya pada Rabu waktu setempat.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PLTN Ukraina

News

Ukraina Sebut Rusia Kuasai Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia
IMO

News

Tourgab se Indonesia, Ratusan Rider IMO Bakal Bersua Gubernur di Kalimantan
Harga Emas

News

Harga Emas per Gram Tak Bergerak, Tertahan di Angka Cantik
Tumor Ganas

News

Yuk Bantu, Penyintas Tumor Ganas Martapura Perlu Uluran Tangan
Batu Bara Kalsel

News

Realisasi Investasi Kalsel Lampaui Target Nasional, Banjarmasin Termoncer
Festival Seni Budaya Kapuas

News

Meriah, Ratusan Peserta Ikuti Festival Seni Budaya di Kapuas
Agresi

News

Kerahkan Pasukan Cadangan, Ukraina Siaga Sambut Agresi Rusia
3Second Family Store

News

Perdana, 3Second Family Store Hadir di Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com