Banjarmasin Optimis Target Investasi Tahun Ini Tercapai Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong

Diburu Polisi Semarang, Pembawa Lari Kargo Bernilai Rp1 Miliar Ditangkap di Tanbu

- Apahabar.com     Minggu, 12 Juni 2022 - 23:04 WITA

Diburu Polisi Semarang, Pembawa Lari Kargo Bernilai Rp1 Miliar Ditangkap di Tanbu

Barang bukti sebuah truk kargo yang digunakan AFA untuk membawa lari muatan bernilai miliaran. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekalipun dapat melarikan diri ribuan kilometer, sopir pembawa lari muatan kargo senilai Rp1,1 miliar di Semarang, Jawa Tengah, berhasil ditangkap di Kalimantan Selatan.

Penangkapan sopir berinisial AFA itu dilakukan tim gabungan Resmob Polda Kalsel bersama Unit Resmob dan Unit Ekonomi Polrestabes Semarang, serta Satreskrim Polres Tanah Bumbu.

“Tersangka ditangkap di Kecamatan Simpang Empat, Tanah Bumbu, Sabtu (11/6),” jelas Kasubdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, AKBP Andy Rahmansyah, dikutip dari Antara, Minggu (12/6).

Aksi pelaku berawal dari kenekatan membawa kabur kargo berisi 505 rol kain bahan baku tekstil jenis yarn-dyed super, Selasa (12/4).

Sedianya pelaku ditugaskan mengantar pesanan barang seorang pengusaha di Jakarta bernama Rudi Suharsono, kepada CV Tiga Serampai Jaya di Semarang.

Dijadwalkan tiba sehari setelah pengiriman, kargo dibawa pelaku menggunakan truk bernomor polisi B 9887 EUW.

Namun hingga jadwal kedatangan seharusnya, truk yang dikemudian pelaku tersebut belum juga tiba di alamat tujuan.

Setelah dikonfirmasi kepada perusahaan ekspedisi, diketahui truk kargo ditemukan di Karawang, Jawa Barat.

Namun kondisi muatan senilai Rp1,1 miliar telah raib. Atas kejadian ini, korban langsung membuat laporan ke Polrestabes Semarang.

Akhirnya setelah menyidik perkara selama dua bulan, polisi berhasil mendeteksi keberadaan pelaku di Tanah Bumbu.

“Sekarang tersangka sudah dibawa ke Semarang untuk mempertanggungjawabkan perbuatan,” tandas Andy Rahmansyah.

AFA dijerat penyidik dengan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Waduh… Banyak Perusahaan Kelapa Sawit di Kalsel Abaikan Sertifikat ISPO
Disarpustaka Kapuas

Hot Borneo

Disarpustaka Kapuas Terima Kunjungan Wakil Rakyat HSS dan Balangan
Alalak Batola

Hot Borneo

Usai Jalani Perawatan, Puluhan Pasien Keracunan Massal di Alalak Batola Dipulangkan
DPC Partai Demokrat HSU

Hot Borneo

Emma Rivilia, Resmi Terima SK Sebagai Ketua Demokrat HSU
Banjarmasin

Hot Borneo

Kronologis Lengkap Kebakaran di Gang Purnawirawan Banjarmasin

Hot Borneo

Tabrak Lubang di Jalan Soebardjo Gambut, Satu Pengendara Tewas
Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Cuaca Kalsel Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir

Hot Borneo

Kapolda Kalsel Resmikan Gedung Mapolres Kotabaru Senilai Rp7,3 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com