Pekerja Lokal Bakal Tertinggal, Rocky Gerung: Negara Lain Take Off, Kita Sibuk Bertengkar soal Polisi Papua Bukan Daerah Operasi Militer, Imparsial: Kenapa Tentara yang Maju?   Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita Banjir Hantakan HST Rengut Nyawa Balita, Lebih Lima Desa Terendam
agustus

Dipukul Berkali-kali, Istri Siri di Tabalong Polisikan Suami

- Apahabar.com     Rabu, 29 Juni 2022 - 20:34 WITA

Dipukul Berkali-kali, Istri Siri di Tabalong Polisikan Suami

Kasat Reskrim Polres Tabalong, Iptu Galih Putra Wiratama, menyampaikan pengungkapan perkara yang salah satunya kasus penganiaan terhadap istri siri. Foto: apahabar.com/Muhammad Al-Amin

apahabar.com, TANJUNG – Kesabaran wanita berinisial NAP di Kelurahan Belimbing Raya, Murung Pudak, tidak lagi tertahankan.

Wanita berusia 18 tahun itu melaporkan sang suami dari pernikahan siri ke Polres Tabalong, karena terlalu ringan tangan.

Dalam pelaporan tersebut, NAP mengaku dipukul berkali-kali oleh sang suami yang berinisal MAM (19), hingga mengakibatkan luka memar di beberapa bagian tubuh.

“Penganiayaan dilakukan pelaku, Jumat (17/6) di kediaman sang istri di Kompleks Bougenville,” papar Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, melalui Kasat Reskrim Iptu Galih Putra Wiratama, Rai (29/6).

Sebelum melakukan pemukulan, pelaku berkumpul dengan beberapa teman di sebuah tempat. Namun sepulangnya ke rumah, pelaku tiba-tiba memarahi sang istri.

Selanjutnya pelaku memukul sang istri, hingga korban roboh ke lantai. Beruntung ibu korban datang dan langsung melerai.

Korban kemudian melaporkan penganiayaan tersebut ke Polres Tabalong, Senin (20/6), sebelum melakukan visum di RSUD H Badaruddin Kasim di Maburai.

“Korban mengalami luka memar di lutut sebelah kiri, paha kiri dan kanan, pelipis kanan dan kiri, serta lengan kiri atas,” jelas Galih Putra.

Berdasarkan laporan dari korban, Satreskrim Polres Tabalong melakukan serangkaian penyelidikan, hingga akhirnya menangkap pelaku, Senin (27/6).

“Pelaku ditangkap sekitar pukul 19.30 Wita, ketika berada di rumah orang tuanya di Kompleks Bougenville,” beber Galih Putra.

“Sementara barang bukti yang disita adalah KTP pelaku. Sedangkan alat bukti yang dikumpulkan berupa keterangan saksi dan hasil visum dokter,” imbuhnya.

Adapun pelaku disangkakan pasal penganiayaan biasa, karena hubungan korban dan pelaku hanya nikah siri atau belum diakui negara.

“Kami menyangkakan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 2 tahun 8 bulan,” pungkas Galih Putra.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Thailand

Hot Borneo

34 Tahun Tinggal di Indonesia, Warga Thailand Diamankan di Angsana Tanbu
Kapolres Banjar

Hot Borneo

Sesuai SOP, Polisi Keluarkan Pistol ke Driver Gojek di Citraland Bakal Dapat Reward
Perusahaan Listrik

Hot Borneo

Perusahaan Listrik di Kalsel Diadukan Gegara THR, Disnakertrans Turun Tangan!

Hot Borneo

Momen 10 Muharam di Martapura, Kesultanan Banjar Berbagi Bubur Asyura

Hot Borneo

Hampir Sepekan Pencarian, 5 Korban LCT Anugerah Indah di Tanah Laut Belum Ditemukan
dukun cabul karang intan

Hot Borneo

Modus Dukun Cabul Berkedok Tuan Guru di Karang Intan; Korban Dijanjikan Rp800 Juta dari Alam Gaib
pelantikan pembakal di Kotabaru

Hot Borneo

Satu Orang Mundur, Puluhan Kepala Desa Terpilih di Kotabaru Dilantik
Kasat Polairud Polres Tanah Laut

Hot Borneo

AKP Supryanto Ikut Sespim, Kasat Polairud Polres Tanah Laut Berganti
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com