Duh, ASN di Banjarmasin Masih Ada Tak Taat Pajak Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri
agustus

Emirsyah Tersangka Korupsi Garuda, Erick Thohir: Bersih-Bersih BUMN

- Apahabar.com     Senin, 27 Juni 2022 - 14:02 WITA

Emirsyah Tersangka Korupsi Garuda, Erick Thohir: Bersih-Bersih BUMN

Foto: Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) dalam keterangan pers di kantor Kejagung, Jakarta, Senin (27/6/2022) (Tangkapan Layar Youtube Kejagung) (Tangkapan layar Youtube)

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang menetapkan dua tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan pesawat udara pada PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk. tahun 2011-2021.

Kedua tersangka itu adalah mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan eks Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedarjo.

“Ini adalah bukti bagaimana kita kalau mau berkolaborasi dengan baik sesama institusi pemerintah dan tentu dikelola secara profesional dan transparan kita bisa menghasilkan sesuatu yang baik buat negara dan bangsa ini,” ujar Erick dalam keterangan pers di kantor Kejagung, Jakarta, Senin (27/6/2022).

Turut hadir dalam keterangan pers Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kepala BPKP Yusuf Ateh.

Erick pun memuji kerja total komponen Kejagung, termasuk Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Febrie Adriansyah, yang bekerja 24 jam. Begitupun kepemimpinan Ateh yang sejak awal mendukung audit kerugian negara dalam perkara korupsi Garuda Indonesia.

Lebih lanjut, Erick mengatakan kalau program ‘Bersih-bersih BUMN’ bukan hanya ingin menangkap orang per orang, tapi memperbaiki sistem yang ada di BUMN dan Kementerian BUMN.

“Karena kita tahu kalau bicara korupsi pasti setiap tahun terjadi. Tapi yang terpenting bagaimana kita me-minimize dengan sistem yang diperbaiki sehingga bisa berjalan kontinu jangka panjang,” kata Erick.

“Dan program Ini bukan hanya program penangkapan tapi bagaimana program ini bisa menyelamatkan, merestrukturisasi, dan sebuah solusi yang baik bagi kita semua,” lanjutnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Presiden Jokowi Teken Aturan Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak

News

Alotnya Negosiasi hingga Tersangka Pencabulan Santriwati di Jombang Serahkan Diri
PLTN Ukraina

News

Ukraina Sebut Rusia Kuasai Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia
PKT

News

Baru! Ragam Produk dan Program Unggulan Sektor Pertanian di JakMW 2022
Parpol Kalsel

News

Naik 300 Persen, 10 Parpol Dapat Bantuan Keuangan Pemprov Kalsel
Ehang 216

News

Ehang 216 Uji Terbang Bawa Boneka, Rudy Salim: Siap Angkut Penumpang
PPN

News

Kelakar Menteri Sri Soal Pejabat Superkaya: Pajaknya Banyak
Pesawat Pengintai Australia

News

Pesawat Pengintai Australia Dicegat Jet Tempur China di Ruang Udara Internasional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com