Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Empat Raperda Baru Banjarbaru, Salah Satunya Fasilitasi Pesantren

- Apahabar.com     Selasa, 21 Juni 2022 - 18:30 WITA

Empat Raperda Baru Banjarbaru, Salah Satunya Fasilitasi Pesantren

Dari empat raperda yang disahkan, satu di antaranya merupakan usulan DPRD Banjarbaru. Foto: istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Empat rancangan peraturan daerah (raperda) baru Kota Banjarbaru disahkan dalam rapat paripurna, awal pekan tadi.

Keempat raperda yang diusulkan, yakni raperda tentang Fasilitasi Pesantren, Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru pada Perseroan Terbatas Bank Kalsel, Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan untuk Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2024, dan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2021.

Dari keempatnya, satu di antaranya merupakan raperda usulan inisaitif DPRD Kota Banjarbaru. Yakni Raperda tentang Pesantren. Sedang tiga raperda lain, merupakan raperda usulan wali kota.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Banjarbaru, Windi Novianto menyampaikan usulan raperda Fasilitasi Pesantren, sudah tertulis dalam UU Nomor 18/2019 tentang Pesantren sehingga diusulkannya.

“Salah satu poin pada UU tersebut, yakni pemerintah daerah dapat memfasilitasi penyelenggaraan pesantren, di antaranya sarana, prasarana, dan pembinaan,” ujarnya, Selasa (21/6).

Pun sampai saat ini, lanjutnya belum ada regulasi daerah di Kota Banjarbaru yang menjadi payung hukum dalam rangka menjamin penyelenggaraan pesantren dalam fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Sehingga menurutnya diperlukan pengaturan untuk memberikan rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi berdasarkan tradisi dan kekhasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dengan adanya Perda Fasilitasi Pesantren ini nantinya, peningkatan fasilitas pesantren, dari pembinaan, pemberdayaan, dan fasilitas di Kota Banjarbaru dapat lebih terperhatikan,” harapnya.

Sebab itu, pihaknya berharap besar untuk raperda Fasilitasi Pesantren dapat diproses dan dibahas ke tingkat pansus dalam waktu tidak lama agar dapat segera ditetapkan menjadi perda.

Sah, DPRD Banjarbaru Tambah 2 Perda Baru

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

DPRD Banjarbaru

Terima Komplain Terkait PPKM Level IV, Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Minta Satgas Adil
Pernikahan Dini

DPRD Banjarbaru

Angka Pernikahan Dini di Banjarbaru Meningkat, Komisi I DPRD Angkat Bicara
DPRD Banjarbaru

DPRD Banjarbaru

Jelang Tahun Baru, DPRD Banjarbaru Ingatkan Satgas Covid-19 Antisipasi Omicron
DPRD Banjarbaru

DPRD Banjarbaru

DPRD Banjarbaru Minta Pemilik SPBU, Aparat, dan Komunitas Pelangsir untuk Duduk Bersama
DPRD Banjarbaru

DPRD Banjarbaru

Geber Pembangunan IKP, DPRD Banjarbaru Setujui 3 Raperda

DPRD Banjarbaru

Antisipasi Varian Delta, Anggota Dewan Banjarbaru Ajak Masyarakat Pakai Masker 2 Lapis
DPRD Banjarbaru

DPRD Banjarbaru

Banjarbaru Jadi Ibu Kota Kalsel, Urbanisasi Harus Diantisipasi
Loktabat Banjarbaru

DPRD Banjarbaru

Habis Gelap Terbitlah Terang, Jalan Sabilal Loktabat Banjarbaru Akhirnya Terpasang Lampu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com