Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat

Indonesia Dapat 10 Ribu Kuota Haji Tambahan, Kemenag Kaltim Pesimis 

Pemerintah Arab Saudi disebut-sebut menambahkan kuota haji untuk Indonesia sebanyak 10 ribu jemaah. Kabar ini menjadi angin segar bagi para..
- Apahabar.com     Jumat, 24 Juni 2022 - 17:26 WITA

Indonesia Dapat 10 Ribu Kuota Haji Tambahan, Kemenag Kaltim Pesimis 

Calon jemaah haji asal Kaltim saat keberangkatan menuju tanah suci melalui Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan. Foto-apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Arab Saudi disebut-sebut menambahkan kuota haji untuk Indonesia sebanyak 10 ribu jemaah.

Kabar ini menjadi angin segar bagi para calon jemaah haji yang masih menunggu giliran.

Namun Kementerian Agama (Kemenag) Kaltim mengaku pesimis bisa mendapatkan jatah dari 10 ribu tambahan kuota tersebut. Pihaknya hanya bisa menunggu keputusan dari Kemenag Puat terkait jatah tambahan tersebut.

“Ada 10 ribu, itu masih ada keputusan dari pusat. Nanti kalau pusat membagi-bagi ke daerah baru ketahuan. Tapi kalau menteri ngomong nggak sanggup ya nanti seadanya aja yang berangkat,” kata Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Masrawan ditemui di Asrama Haji pada Kamis (23/6) malam.

Masrawan mengatakan sekalipun kuota tersebut diberikan kepada Kaltim, pihaknya juga mengaku tidak siap lantaran waktu pelaksanaan haji sudah sangat mepet. Terlebih pengurusan administrasi juga memerlukan waktu yang tidak sedikit.

“Peluang kita tipis, karena kita pemberangkatan terakhir, jadi nggak bisa lagi kita. Walaupun bisa pun yang ada di Jakarta sana. Kalau kita menunggu karena yang memutuskan itu dari pusat,” katanya.

“Andai kata dapat kuota itu sudah nggak bisa, karena masalahnya musim haji sudah selesai, nggak bisa. Masalahnya itu berproses, ada Visa, Paspor, dan segala macam, itu yang nggak bisa cepat,” imbuhnya.

Masrawan menambahkan, kalau umpamanya 10 ribu berlaku untuk selamanya, dipastikan tahun akan depan bisa.

“Tapi kalau untuk tahun ini ya nggak bisa. Tapi kita tergantung dari pemerintah Arab Saudi sana, kalau di Arab Saudi sana bilang ditambah ya bisa kita,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hewan Kurban Iduladha Palangka Raya

Hot Borneo

Jelang Iduladha, Pedagang Sapi di Palangka Raya Andalkan Pasokan Sulawesi dan Bima
Puluhan tenaga kesehatan (Nakes) di RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo Kabupaten Kapuas, Kalteng, terpapar Covid-19. Foto-apahabar.com/Irfansyah

Hot Borneo

Puluhan Nakes Terpapar Covid-19, Dua Layanan Poli RSUD Kapuas Tutup

Hot Borneo

Sidang Lanjutan UU Provinsi Kalsel Berlanjut 12 Juli
Penangkapan Gembong Narkoba Banjarmasin, Pangeran Khairul Saleh: Usut Tuntas Dugaan TPPU

Hot Borneo

Pangeran Kecam Promo Minuman Alkohol bagi ‘Muhammad dan Maria’ di Holywings
Direktorat Intelkam Polda Kalsel bersama Kemenag Banjar mengelar Silaturrahmi bersama Forum Komunikasi Ummat Beragama (FKUB) Karang Intan dengan Ponpes Al Qur'an Darul Inqilabi. Foto-Istimewa

Hot Borneo

Intelkam Polda Kalsel-Kemenag Banjar ke Ponpes Alquran Darul Inqilabi, Ini yang Dibahas
Lapas Banjarmasin

Hot Borneo

Lewat SIPADU, Program Lapas Banjarmasin yang Mudahkan Pelayanan Bagi Masyarakat

Hot Borneo

Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual, Negara Rugi 393,1 Triliun
Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Cuaca Hari Ini, Kalsel Waspada Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com