Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik [ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Ingat, Dirjen IKP: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga Gelar Sertifikasi Wartawan

Dirjen IKP Kominfo, Usman Kansong mengambil sikap tegas atas kekisruhan dan viralnya berita uji kompetensi jurnalis oleh pihak lain.
- Apahabar.com     Minggu, 26 Juni 2022 - 14:01 WITA

Ingat, Dirjen IKP: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga Gelar Sertifikasi Wartawan

Pertemuan Dirjen IKP bertemu dengan dewan pers terkait kisruh sertifikasi wartawan yang digelar pihak lain. Foto-Istimewa.

apahabar.com, JAKARTA – Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Kementerian Komunikasi dan Informasi, Usman Kansong, mengambil sikap tegas atas kekisruhan dan viralnya berita uji kompetensi wartawan yang dilakukan pihak lain.

Ia menyatakan tidak pernah memberi izin atau rekomendasi pada lembaga lain untuk melakukan sertifikasi pada insan pers.

“Hanya Dewan Pers satu-satunya lembaga yang berhak melakukan sertifikasi wartawan. Tidak ada lembaga lain lagi,” tegas Usman dalam audiensi dengan Dewan Pers, Senin (20/6), di Tangerang Selatan, Banten.

Dari Dewan Pers hadir Prof Azyumardi Azra (ketua), M Agung Dharmajaya (wakil ketua), Arif Zulkifli (anggota), Ninik Rahayu (anggota), Yadi Hendriana (anggota) dan Paulus Tri Agung Kristanto (anggota).

Usman menambahkan, jika memang Kominfo mengeluarkan surat izin atau rekomendasi pada lembaga lain untuk melakukan sertifikasi wartawan, maka ia meminta agar rekomendasi/izin tersebut dicabut. Ia akan melaporkan kasus ini pada Menteri Kominfo, Johnny G Plate.

“Ada yang bertanya pada saya, mengapa Kominfo justru tidak mendukung Dewan Pers? Saya justru heran kalau ada yang meragukan komitmen saya untuk mendukung Dewan Pers,” ungkap Usman yang juga lama menjadi wartawan tersebut.

Kasus ini bermula ketika LSP Pers Indonesia mengadakan uji kompetensi dan sertifikasi wartawan. Usman mengaku telah mendapat flyer (semacam brosur) uji kompetensi wartawan oleh LSP Pers Indonesia.

Ia lalu menanyakan ke beberapa pihak keabsahan uji kompetensi itu dan banyak yang menyarankan agar tak menanggapi kegiatan lembaga itu.

Sedangkan Heldi Idris dari Balitbang Sumber Daya Manusia Kominfo dan Plt Kepala Puslitbang Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kemenkominfo, Said Mirza Pahlevi, menyatakan bahwa lembaganya memang pernah memberikan rekomendasi pada salah satu lembaga sertifikasi untuk mengadakan pelatihan. Namun, rekomendasi itu bukan untuk uji sertifikasi wartawan.

“Dalam pertemuan Ketua Dewan Pers Mohamad NUH beserta jajaran Dewan Pers dan Kepala BNSP Kunjung Masehat pada tahun 2021, Pak Kunjung mengatakan bahwa BNSP tidak akan mengeluarkan sertifikat lembaga uji tanpa rekomendasi dari Dewan Pers,” ungkap Hendry Ch Bangun, mantan wakil ketua Dewan Pers yang juga ikut dalam pertemuan tersebut.

“Ternyata BNSP menetapkan satu lembaga uji sertifikasi jurnalistik. Itu melanggar kesepakatan yang disampaikan. Dewan Pers (periode 2022-2025) harus mengusulkan agar penetapan itu dicabut,” lanjut dia.

M Agung Dharmajaya dan Hendry sempat menanyakan surat asli rekomendasi dari Kemenkominfo tersebut agar bisa dilihat isinya sehingga dapat diketahui letak kekeliruannya. Dirjen IKP berjanji akan mengecek langsung redaksi surat rekomendasi tersebut dan menyampaikan ke Dewan Pers.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Komisi VII DPR RI Dukung Program Kompor Induksi PLN
Hyundai stargazer

News

Lawan Berat Avanza-Xpander Sudah Bisa Dipesan, Hyundai Stargazer Simak Harga dan Spesifikasinya
Bupati Bogor

News

Terjaring OTT, Berikut Kronologis Penangkapan Bupati Bogor Ade Yasin

News

Kritik Pernyataan Kemlu RI Soal Serangan Rusia, Guru Besar UI: Jokowi Sudah Tepat
darah

News

Ayo Donor! Stok Darah Semua Golongan di PMI Banjarmasin Kosong
Harga Emas

News

Harga Emas Hari Ini Naik, Rp973 per Gram
Golkar

News

Incar Kursi Wali Kota Banjarmasin, Golkar Pasang Target di Pileg 2024

News

Tipu-Tipu Kelas Kakap Banjarbaru, Dua Direktur Ditangkap!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com