Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Jangan Kaget! Tarif Listrik Orang Kaya Akan Naik

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengisyaratkan rencana kenaikan tarif listrik bagi pelanggan 3.000 VA ke atas.
- Apahabar.com     Minggu, 5 Juni 2022 - 00:31 WITA

Jangan Kaget! Tarif Listrik Orang Kaya Akan Naik

Tarif listrik tahun ini naik. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengisyaratkan rencana kenaikan tarif listrik bagi pelanggan 3.000 VA ke atas.

Hal ini dilakukan lantaran harga energi dan komoditas telah melambung tinggi sehingga menyebabkan beban subsidi meningkat.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan rencana kenaikan tarif listrik bagi orang kaya itu masih menunggu keputusan.

Sehingga ia belum dapat memastikan kapan penyesuaian tarif listrik dilakukan.

“Tunggu sabar aja. Tunggu aja diputuskan. Itu kan untuk 3000 VA ke atas,” ucap Rida dilansir CNBC Indonesia, Sabtu (4/6) malam.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah memberikan ancang-ancang untuk melakukan penyesuaian tarif listrik bagi pelanggan 3.000 VA ke atas.

Adapun rencana kenaikan tarif listrik untuk orang kaya juga telah mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, kenaikan ini adalah bentuk keadilan saat pemerintah tidak menaikkan tarif listrik untuk pelanggan kelas bawah.

Artinya orang kaya berbagi beban dengan pemerintah yang harus menambah belanja subsidi.

“Dalam sidang kabinet bapak Presiden dan kabinet sudah menyetujui beban kelompok Rumah Tangga yang mampu direpresentasikan untuk fiskal langganan listrik di atas 3000 VA boleh ada kenaikan harga,” katanya dalam rapat Banggar, Kamis (19/5) lalu.

Sekadar diketahui, untuk tahun ini pemerintah menambah subsidi listrik sebesar Rp 3,1 triliun dari sebelumnya Rp 56,5 triliun menjadi Rp 59,6 triliun.

Kemudian ada juga tambahan untuk kompensasi listrik sebesar Rp 21,4 triliun.

“Harga listrik hanya segmen (3.000 VA) itu ke atas (yang boleh naik),” pungkasnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

News

Kasus Covid-19 HST Melonjak Sejak Pebruari 2022

News

BKMG Keluarkan Peringatan Dini, Delapan Kawasan di Kalsel Diancam Angin Kencang
Malaysia

News

Klarifikasi Kedubes Malaysia Terkait 149 TKI Tewas di Tahanan Imigrasi
LPG Non Subsidi

News

Jangan Kaget! Harga LPG Non Subsidi Naik Lagi Mulai Hari Ini

News

Polri Peduli, Kapolresta Banjarmasin Beri Sembako untuk Pencaker
Gendang Beleq

News

Jaga Kearifan Lokal, PT Aje & Buma Serahkan Gendang Beleq untuk Desa Makmur
JK

News

Syukuran Ulang Tahun ke-80, Jusuf Kalla: Hidup Saya Sistematis

News

Biden Blak-blakan Sebut Putin Tak Boleh Berkuasa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com