Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Kena Tipu Arisan Bodong Kakak-Beradik, Warga Banjarbaru Lapor ke Polda Kalsel

Kasus dugaan penipuan arisan online kembali menyeruak. Korbannya kali ini datang dari Banjarbaru. Jumlahnya ada lima orang, di antaranya...
- Apahabar.com     Kamis, 16 Juni 2022 - 16:06 WITA

Kena Tipu Arisan Bodong Kakak-Beradik, Warga Banjarbaru Lapor ke Polda Kalsel

Gita dan Danu melaporkan kasus dugaan penipu arisan online yang mereka alami ke Ditreskrimum Polda Kalsel. Foto-apahabar.com/Muhammad Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus dugaan penipuan arisan online kembali menyeruak. Korbannya kali ini datang dari Banjarbaru.

Jumlahnya ada lima orang, di antaranya Gita dan Danu. Mereka telah melaporkan dugaan penipuan itu ke Ditreskrimum Polda Kalsel.

“Laporan Kamis lalu sudah masuk. Masih proses,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Rifa’i, Kamis (16/6).

Sepekan berjalan, kepolisian telah mengantongi nama terduga bandar arisan online tersebut.

“Terduga pelaku sudah diketahui dan ini masih dalam penyelidikan untuk mencari di mana yang bersangkutan berada,” beber Rifa’i.

Kendati demikian, Kombes Rifa’i belum dapat menjelaskan secara rinci siapa pelakunya.

“Intinya masih proses. Mohon bersabar,” imbuhnya.

Gita dan Danu serta dan ketiga rekannya mengaku mengalami kerugian total sekitar Rp48 juta.

Menurut keterangan mereka, arisan online yang mereka ikuti dibandari kakak-beradik di Martapura.

“Kakak beradik kandung di Martapura,” jelas Danu.

Kerugian muncul manakala bandar tak lagi membayangkan keuntungan yang dijanjikan baik dari transaksi penjualan slot arisan maupun arisan online itu sendiri.

“Bentuknya macam-macam. Juga ada bentuk investasi. Sebenarnya yang ikut banyak tapi nggak mau lapor. Takut hilang duit,” beber Gita.

Mereka sendiri mengaku ikut dalam arisan online dan jual beli slot arisan tersebut sejak 2021 lalu.

Sialnya, Februari 2022 bandar sudah mulai tak lagi dapat membayar keuntungan yang dijanjikan.

Menanggapi maraknya kasus penipuan arisan online, Kabid Humas Rifa’i kembali mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati.

“Hati hati lah yang berhubungan dengan medsos dan online-online ini jangan terlalu mudah menyerahkan uang. Hati-hati dan waspada, kan sudah banyak contoh kasus demikian,” imbuhnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hacker Amuntai

Hot Borneo

Fakta Kasus Hacker Amuntai, Kejahatan Siber Pertama di PN Banjarbaru
Muroi Raya

Hot Borneo

Jelang Berbuka! Api Berkobar di Muroi Kapuas, 3 Rumah Hangus

Hot Borneo

Dituntut Penjara Lebih Dari 4 Tahun, Terdakwa Kasus iPad DPRD Banjarbaru Juga Didenda
Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Cuaca Kalsel Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir

Hot Borneo

Event Balap Tak Berizin di Kompleks Perkantoran Pemprov Kalsel Dibubarkan Polisi

Hot Borneo

Mengukur Kesiapan Banjarmasin Beli Pertalite-Solar Pakai MyPertamina
Satresnarkoba Polres Barut

Hot Borneo

Edarkan Sabu, Pria Brigjen Katamso Muara Teweh Diringkus Satresnarkoba Polres Barut
Nelayan Kusan Hilir

Hot Borneo

Simpan Ratusan Zineth, Nelayan Kusan Hilir Tanbu Diciduk Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com