Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif Kebakaran di Tabalong, Satu Ruko dan Rumah Hangus Dilalap Api

Kronologi UAS Sempat Ditolak Warga Ceramah di Bogor

- Apahabar.com     Kamis, 16 Juni 2022 - 21:33 WITA

Kronologi UAS Sempat Ditolak Warga Ceramah di Bogor

Ustaz Abdul Somad. Foto-ngopibareng.id

apahabar.com, JAKARTA – Ustaz Abdul Somad (UAS) ditolak sejumlah masyarakat saat mau mengisi acara tablig akbar di daerah Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat (17/6) besok.

Penolakan itu dideklarasikan lewat sebuah video yang tersebar di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Mereka menolak UAS mengisi acara di daerah Jonggol.

Dalam video itu, salah seorang pria yang mengaku warga Citra Indah City tak akan mengizinkan kehadiran UAS. Menurutnya, penolakan itu didasari sejumlah kejadian yang muncul dalam kegiatan UAS. Warga menyatakan penolakan UAS hingga batas waktu yang tak ditentukan.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan video yang beredar itu sudah lama dan masalah telah selesai. Ia mengklaim para warga saling memahami setelah mediasi.

“Itu video lama. (Tablig akbar) tetap dilaksanakan, mereka sudah mediasi saling memahami,” kata Iman dilansir dari CNNIndonesia, Kamis (16/6).

Iman memastikan pihaknya bakal mengamankan kegiatan tersebut. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan agar situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Selain itu, kata Iman, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengizinkan kegiatan yang akan dihadiri oleh UAS tersebut.

“Kami tetap menyiapkan pengamanan kegiatan tersebut,” ujarnya.

Sebagai informasi, UAS merupakan sosok penceramah kenamaan di Indonesia. Belakangan ia menjadi kontroversi lantaran ditolak masuk ke Singapura oleh otoritas setempat.

Kementerian Dalam Negeri Singapura menyebut sejumlah alasan menolak kedatangan UAS di negara tersebut.

Salah satu poinnya yaitu UAS dianggap menyebarkan ajaran yang ekstremis dan segregasi. Singapura juga menyampaikan kritik terhadap pernyataan UAS yang pernah membahas soal bom bunuh diri dalam ceramahnya.

“Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura,” mengutip situs resmi Kemendagri Singapura.

Penolakan itu berbuntut proses yang dilakukan oleh sejumlah pendukungnya. Bahkan, kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Singapura di Jakarta sempat didemo oleh sejumlah massa dari ormas Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI) DKI Jakarta pada bulan lalu.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pembalakan Liar

News

Politisi Gerindra Divonis Bebas Kasus Pembalakan Liar, Alasannya Tak Sengaja!

News

Wajib Pindah ke IKN Nusantara, ASN Kementerian Dapat Tunjangan Tambahan
Migor Tabalong

News

Mendag Pastikan Harga Minyak Goreng dan Gula Normal saat Ramadan
Beda Agama Semarang

News

Viral ‘Penghulu’ Beda Agama, Pernah Nikahkan Sejoli Banjar
IMF

News

Ekonomi Memburuk, IMF Segera Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Global Lagi
Mardani H Maming

News

Peduli Pendidikan di Banua, Mardani H Maming Gelontorkan Rp11,9 Miliar untuk UIN Antasari dan ULM

News

Cerita Buya Syafii Maarif Minta Dipesankan Makam ke Ketum Muhammadiyah
Pembunuh Pengamen

News

Sosok Pembunuh Brutal Pengamen Pasar Antasari Bukan Pemain Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com