Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Meraup Cuan dari Kelakai yang Tumbuh Subur di Bumi Kalimantan

Mudah saja bagi warga Kalimantan menemukan tumbuhan Kelakai. Namun, hanya sedikit warga memanfaatkannya agar bisa meraup cuan.
- Apahabar.com     Kamis, 23 Juni 2022 - 07:00 WITA

Meraup Cuan dari Kelakai yang Tumbuh Subur di Bumi Kalimantan

Tumbuhan kelakai yang kerap digunakan warga Kalimantan sebagai sayur saat santap makan siang. Foto-net

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Mudah saja bagi warga Kalimantan menemukan tumbuhan Kelakai. Namun, hanya sedikit warga memanfaatkannya agar bisa meraup cuan.

Kelakai merupakan tanaman jenis pakis atau paku-pakuan, yang termasuk dalam tumbuhan famili pteridaceae tumbuh subur di Bumi Kalimantan. Bahkan di pinggiran kota, seperti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bagi masyarakat Dayak dan Banjar di Kalimantan, tumbuhan kelakai sering dijadikan sayur tumisan atau bisa juga sayur berkuah sebagai tempat santap makan siang.

Kelakai juga dipercaya dapat menyembuhkan beragam keluhan penyakit seperti diare, darah rendah dan konon bisa untuk awet muda.

Namun tidak hanya sebatas itu, seiring dengan perkembangan zaman bahwa tumbuhan kalakai ini juga bisa dijadikan cemilan seperti diolah menjadi keripik.

Sesuai dengan manfaatnya, keripik kelakai ini memiliki rasa yang enak dan gurih jika dipadukan dengan bumbu yang pas, laiaknya membuat kripik dari daun bayam atau rempeyek.

Salah satu usaha keripik Kalakai di Kota Palangka Raya, terdapat di Jalan Majapahit Nomor 5 B Komplek Borobudur.

Si pemilik, Sudi mengaku sudah bertahun-tahun menjalani usaha kripik kelakai ini, bahkan omsetnya mencapai jutaan rupiah setiap bulannya.

Dari olahannya ini, ia memasarkan ke sejumlah tempat seperti warung-warung hingga ke swalayan yang ada di Kota Palangka Raya bahkan ada juga melalui Toko Online.

“Untuk bahannya saya hanya menggunakan bahan sederhana saja, seperti tepung beras, tepung tapioka, kemiri, ketumbar, bawang putih, garam dan telur,” kata Sudi kepada apahabar.com, Kamis (23/6).

Untuk varian rasa, Sudi juga mengikuti trend kekinian saat ini seperti rasa original, balado, dan pedas. Harganya cukup terjangkau dan bervariasi sesuai ukuran kemasan.

“Untuk harga, biasa dijual mulai harga Rp10.000 hingga Rp15.000 per bungkus, cukup terjangkau lah untuk semua kalangan,” tandasnya.

keripik kelakai

Keripik Kelakai olahan warga Palangka Raya. Foto-Istimewa.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Poliban

Hot Borneo

Lolos IISMA 2022, Mahasiswi Poliban Raih Kesempatan Belajar di Technical University Malaysia Melaka

Hot Borneo

Catat, Pendaftaran Peserta Didik Baru di Banjarmasin Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19

Hot Borneo

PT PLN UIP Kalbagtim Fokuskan Pembangunan Gardu Induk di Kotabaru
Tilak elektronik

Hot Borneo

Duh, Ibukota Baru Nggak Punya Kamera ETLE, Polda Kalsel Terganjal Anggaran
IKN Nusantara

Hot Borneo

Ada Sayembara Gedung IKN Hadiahnya Rp 3,4 M, Minat Ikutan?
Korban Kebakaran Kapuas

Hot Borneo

Pascakebakaran Hebat di Kapuas, Waspada; Cek Kompor-Listrik
Ekspor Sarang Burung Walet Kalsel

Hot Borneo

Ekspor Perdana Sarang Burung Walet Asal Kalsel Tembus Rp1,25 Miliar
Ibu Kota Provinsi

Hot Borneo

Pemkot Banjarbaru-REI Kalsel Sepakat Bangun Ibu Kota Provinsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com