Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Pamit Mancing, Pemuda Panjampang Tewas di Rawa Simpur

Si ayah sempat melarang korban untuk pergi memancing karena yang bersangkutan sudah tiga hari mengeluh sesak napas.
- Apahabar.com     Minggu, 5 Juni 2022 - 11:34 WITA

Pamit Mancing, Pemuda Panjampang Tewas di Rawa Simpur

Relawan membantu evakuasi penemuan mayat di rawa Desa Panjampang Bahagia Simpur. Foto: tangkapan layar video relawan HSS

apahabar.com, KANDANGAN – Warga menemukan mayat berjenis kelamin laki-laki ketika sedang mencari ikan di rawa Desa Panjampang Bahagia, Simpur, Hulu Sungai Selatan (HSS).

Penemuan jasad pria dalam keadaan meninggal dunia ini diketahui terjadi di Desa Panjampang Bahagia, RT 04/02, Sabtu (4/6) kemarin sekira pukul 17.00.

Awalnya, warga yang sedang mencari ikan menggunakan rengge (jaring tangkap tradisional) melihat dari kejauhan sesuatu misterius di semak belukar rawa.

Penasaran akan hal tersebut, dia mencoba mendekati. Warga itupun seketika terkejut.

Ternyata ada sesosok tubuh manusia ditemukan sudah dalam keadaan tertelungkup.

Dirinya bertambah kaget dan berteriak meminta tolong saat posisi tubuh korban di balik.

“Ternyata sudah meninggal dunia,” ujarnya kepada petugas.

Selanjutnya, warga yang sedang memancing langsung membantu mengangkat korban ke atas perahu.

“Untuk dibawa ke pinggir jalan,” jelasnya.

Korban lalu dievakuasi ke rumah orang tuanya menggunakan unit ambulans relawan PMK Muara Ulin.

Korban diketahui bernama Hanafi (27) warga Desa Panjampang Bahagia RT 003/002 Kecamatan Simpur, HSS.

Korban ditemukan meninggal dunia sudah berada di rumah duka. Foto: Polres HSS untuk apahabar.com

Kapolres HSS AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasi Humas Ipda Purwadi membenarkan kronologis penemuan tersebut.

“Saksi salah seorang relawan menerima informasi penemuan orang meninggal dunia sekitar pukul 18.00,” ujarnya, Minggu (5/6) pagi.

Polisi juga menemukan serta mengamankan barang bukti di lokasi berupa empat joran pancing, satu payung, dan satu serok ikan.

Keterangan dari ayah korban, Hanafi meminta izin pergi memancing pada Sabtu (4/6) sekitar pukul 10.00.

Ayahnya sempat melarang korban untuk pergi memancing karena yang bersangkutan sudah tiga hari mengeluh sesak napas.

Sayangnya, Hanafi disebut tidak menghiraukan teguran tersebut.

Saat korban hendak dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan otopsi, pihak keluarga menolak.

“Mereka menerima dengan ikhlas serta membuat surat pernyataan penolakan,” tandasnya. “Dengan demikian kasus ini resmi ditutup.”

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

jemaah haji

Hot Borneo

Jemaah Haji Kalselteng Berangkat Langsung ke Arab Saudi dari Embarkasi Banjarmasin
Daging Sapi Banjarmasin

Hot Borneo

Dear Emak-Emak Banjarmasin, Harga Daging Tembus Rp 140 Ribu!

Hot Borneo

Disuguhi Tausiah Ulama Banjar, Ratusan Pejabat Pemprov Kalsel Resmi Emban Tugas Baru

Hot Borneo

Niat Bikin Konten, Remaja ‘Pocong’ Berau Diamankan
Politala

Hot Borneo

Juni, Politala Tuan Rumah Rakor Direktur Politeknik Se-Indonesia
Pembunuhan di Kusan Tengah

Hot Borneo

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan di Kusan Tengah Tanbu
Partai Ummat

Hot Borneo

Pidato Politik Ketum Partai Ummat Ridho Rahmadi: Oligarki di Balik Demokrasi

Hot Borneo

Remaja Tenggelam di Kuin Banjarmasin Ditemukan Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com