Duh, ASN di Banjarmasin Masih Ada Tak Taat Pajak Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri
agustus

Pangeran Kecam Promo Minuman Alkohol bagi ‘Muhammad dan Maria’ di Holywings

Mantan bupati Banjar ini melihat upaya Holywings tersebut tidak berdiri sendiri.
- Apahabar.com     Jumat, 24 Juni 2022 - 20:22 WITA

Pangeran Kecam Promo Minuman Alkohol bagi ‘Muhammad dan Maria’ di Holywings

Pangeran Khairul Saleh, anggota Komisi III DPR RI. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kecaman terhadap aksi bagi-bagi minuman beralkohol untuk ‘Maria dan Muhammad’ oleh Holywings terus mengalir. Kali ini datang dari Pangeran Khairul Saleh.

“Pertama, saya mengecam keras aksi kotor promosi minuman keras gratis ini sebagai upaya jahat yang secara sengaja dilakukan untuk melecehkan umat Islam dan tentunya umat agama lainnya,” ujar wakil ketua Komisi III DPR RI ini kepada apahabar.com, Jumat malam (24/6).

Pangeran melihat upaya melecehkan agama tersebut tidak ,mungkin berdiri sendiri. Artinya tidak sekadar dilakukan pada level karyawan. Tetapi patut diduga keras melibatkan manajemen level atas.

“Capek-capek Presiden Jokowi agar bangsa ini hidup bertoleransi dengan baik, ini malahan sangat mencederai agenda presiden tersebut,” ujar mantan bupati Banjar Kalimantan Selatan ini.

Ilustrasi Holywings.

Pangeran pun meminta pihak kepolisian mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya motif daripada promo berbau SARA ini.

Jika polisi tidak segera turun tangan, kasus ini dinilainya tidak sekadar dapat lepas kendali, tetapi lebih dari itu bisa merusak reputasi negara.

“Karena negara Pancasila sejatinya pasti menolak keras islamophobia. Saya khawatir promosi kotor Holywings ini sebagai upaya sistematis untuk merusak rajut kebangsaan dan merupakan operasi intelijen asing untuk melemahkan ketahanan nasional kita,” ujarnya.

Pangeran melihat unsur kesengajaan dalam kasus ini sudah cukup jelas. Dirinya pun setuju dengan MUI yang meminta kepolisian bahwa kasus ini tidak boleh hanya berakhir dengan minta maaf semata.

“Artinya, jika perlu, tidak saja menghukum orang-perorangan saja, tetapi jika perlu dapat menghukum eksistensi Holywings sebagai badan usaha yang menaungi kejahatan itu dengan misalnya, membekukan izin usaha Holywings di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Berkaca kasus ini, Pangeran meminta masyarakat turut waspada. “Sekali lagi harga yang kita bayar dengan terkoyaknya rumah kebhinekaan akan teramat mahal,” ujarnya.

“Saya berharap pihak kepolisian mampu membaca lebih dalam lagi bahwa upaya sistematis islamophobia ataupun phobia lainnya tidak boleh terjadi di negeri kita. Oleh karena itu wajib ditangkal dengan hukuman yang keras,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ketua PDHI Kalteng drh Eko Hari Yuwono

Hot Borneo

Penjelasan PDHI Kalteng, Daging Terpapar PMK Aman Dikonsumsi Jika…
Pipa PT AM Bandarmasih Bocor

Hot Borneo

Siap-Siap Air Bersih! Pipa Tua PT AM Bandarmasih di A Yani Km 1 Bocor
Blok 3 Warutas

Hot Borneo

Dituding Caplok Lahan Warga, PT AGM Angkat Bicara
Pembunuhan Tapin

Hot Borneo

DITANGKAP! Terduga Pembunuh Undur di Bungur Tapin
Polres Tanbu

Hot Borneo

Lagi, Satresnarkoba Polres Tanbu Giring Budak Sabu di Mantewe
Arus Balik Hulu Sungai-Banjarmasin

Hot Borneo

H+5 Idulfitri, Arus Balik Hulu Sungai-Banjarmasin di Kandangan Masih Terpantau Lancar
Pria di Tabalong Tewas

Hot Borneo

Jatuh dari Pohon, Pria di Tabalong Ditemukan Meninggal
Muswil Ke-8 Pemuda Pancasila Kalteng

Hot Borneo

Klaim Mandat dari 14 MPC, Syauqie Nyatakan Siap Bawa Perbaikan Pemuda Pancasila Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com