Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Padang Ilalang Disulap Jadi Wisata Bunga di Batu Benawa HST Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres

Pascakebakaran Hebat Gudang di Sampit, Kerugian Belasan Miliar

Kebakaran hebat gudang di Sampit terjadi Minggu (13/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Api berhasil dikendalikan sekitar 21 jam.
- Apahabar.com     Selasa, 14 Juni 2022 - 15:51 WITA

Pascakebakaran Hebat Gudang di Sampit, Kerugian Belasan Miliar

Asap hitam mengepul saat gudang besar tempat penyimpanan barang kelontongan dan bangunan terbakar di Sampit, Minggu (12/6). Foto-Antara

apahabar.com, SAMPIT – Pascakebakaran hebat gudang kelontongan dan bangunan di Sampit, kerugian ditaksir capai belasan miliar.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), mencatat kebakaran rumah dan gudang di Jalan Kopi Selatan, Sampit, menimbulkan kerugian materi sekitar Rp15,2 miliar.

“Kerugian paling besar itu tentu dari gudang besar yang terbakar itu karena di dalamnya banyak barang kelontongan dan bahan bangunan serta perabotan,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotim, Hawianan dilansir Antara, Selasa (14/6).

Seperti diketahui peristiwa kebakaran hebat itu terjadi Minggu (13/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Api berhasil dikendalikan pada malam hari, namun pemadaman baru tuntas pada Senin sekitar pukul 12.00 WIB atau sekitar 21 jam.

Saat kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotim mengerahkan tujuh armada dengan 105 personel.

Mereka dibantu regu pemadam kebakaran dari BPBD, PMI dan PDAM Tirta Mentaya Sampit.

Selama api masih berkobar, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim terus berupaya memadamkan api yang membakar isi gudang.

Senin siang, api baru benar-benar padam, sehingga petugas meninggalkan lokasi.

Lamanya pemadam lantaran banyak barang yang mudah terbakar di dalam gedung tersebut, seperti plastik, seng, minyak rambut, parfum, makanan dan lainnya.

Akibatnya petugas harus bekerja kertas memadamkan api dalam gudang karena api terus menyala hingga tengah malam.

Kebakaran ini menghanguskan gudang berukuran 26×50 meter yang berisi barang kelontongan dan bahan bangunan.

Selain itu satu rumah warga ludes terbakar, serta dua bangunan lainnya terkena dampak kebakaran tersebut.

Hasil pendataan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur, total kerugian material Rp15.215.000.000.

Terdiri dari kerugian gudang berisi barang Rp15 miliar, sebuah rumah Rp200 juta, satu bangunan rusak 5 persen Rp5 juta dan bangunan rusak 10 persen Rp10 juta.

“Keterbatasan peralatan juga menjadi kendala bagi kami, seperti tidak adanya baju pelindung dan oksigen, tapi kami terus berupaya semaksimal mungkin. Kami bersyukur api sudah berhasil dipadamkan,” ujar Hawianan.

Hawianan menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Terkait penyebab kebakaran, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian yang memang berwenang menangani hal itu.

Kebakaran Hebat Gudang Besar di Sampit, Api Sulit Dipadamkan

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hut Alri 2022

Hot Borneo

Hujan Warnai Peringatan HUT ALRI 2022 di Kabupaten HSS
Pelecehan Seksual ke Anak Kecil

Hot Borneo

Viral, Aksi Pria Melakukan Pelecehan Seksual ke Anak Kecil Tertangkap CCTV

Hot Borneo

Jadi Pengedar Sabu, IRT di Balikpapan Diringkus Polisi

Hot Borneo

Getol Budayakan Seni Lokal, Tabalong Diguyur Bantuan Kemendikbud
Hacker Amuntai

Hot Borneo

Hacker Amuntai Belum Didampingi Pengacara, Pakar Singgung Miranda Principles!
Bandara Syamsudin Noor

Hot Borneo

Bandara Internasional Syamsudin Noor Terpaksa Tambah Penerbangan

Hot Borneo

Paksa Cium Balita, Pria Diduga Pedofil di Samarinda Diringkus Polisi
Kebakaran Pelambuan

Hot Borneo

Kebakaran di Pelambuan Banjarmasin, 1 Rumah dan Bedakan 13 Pintu Ludes
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com