Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Padang Ilalang Disulap Jadi Wisata Bunga di Batu Benawa HST Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres

Pemuda Tewas Usai Ditangkap, 6 Polisi Makassar Jadi Tersangka

- Apahabar.com     Rabu, 15 Juni 2022 - 23:53 WITA

Pemuda Tewas Usai Ditangkap, 6 Polisi Makassar Jadi Tersangka

Polisi melakukan jumpa pers kasus terduga bandar sabu 2 gram tewas usai ditangkap. Foto: Detik.com

apahabar.com, JAKARTA – Enam polisi yang melakukan penangkapan terhadap Muh Arfandi (18) resmi menyandang status tersangka.

“Sudah saya tetapkan tersangka itu 6 orang,” ujar Dirkrimum Polda Sulsel Kombes Onny Trimurti Nugroho, Rabu (15/6) malam.

Enam tersangka merupakan mantan anggota Satresnarkoba yang kini dipindahkan ke bagian Yanma Polda Sulsel. Penetapan tersangka dilakukan pada Jumat (10/6) pekan lalu.

“Jumat kalau tidak salah (gelar penetapan tersangka),” kata Kombes Onny.

Onny tak membeberkan lebih lanjut dasar penetapan keenam tersangka tersebut. Dia hanya mengatakan dua alat bukti terpenuhi.

“Ada 1 alat bukti kemudian ada alat bukti lain. Jadi 2 alat bukti yang cukup,” kata Onny.

“Dengan 2 alat bukti itu mengarah kepada perbuatan (yang menyebabkan tewasnya korban) mengarah kepada beberapa orang itu,” sambung Kombes Onny.

Subhan Diseret-Dipukuli, Sudah Tiga TO Tewas di Tangan Kepolisian Kalsel

Seperti diketahui, Muhammad Arfandi tewas tidak lama setelah ditangkap polisi pada Minggu (15/5) lalu. Kematiannya dipersoalkan oleh pihak keluarga korban.

Ardiansyah sempat dibawa untuk melakukan pengembangan kasus setelah polisi menemukan barang bukti 2 gram sabu.

Rupanya dalam perjalanan, Ardiansyah tiba-tiba mengalami sesak napas. Ardiansyah kemudian meninggal dunia dalam perjalanan ke Dokkes.

Ayah korban, Mukram (39) mengaku telah menyaksikan sendiri jenazah almarhum putranya itu luka lebam ada pada muka hingga kaki yang diyakininya akibat hantaman benda tumpul.

“Dari muka masih ada darah keluar sampai di tangan, kaki, bokong, belakang kepala. Weh dibunuh anakku dan kami mengamuk dan tak terima,” kata Mukram, Selasa (17/5).

“Di muka dan di telinganya ini mukanya kayak lebam, bengkak seperti dihantam pakai senjata atau balok kayu. Patah tangannya keduanya, jarinya patah dan hitam,” cetusnya.

Kasus ini akhirnya berbuntut panjang yang mana jenazah Muhammad Arfandi diautopsi atas permintaan keluarga. Selanjutnya enam orang polisi lebih dulu diproses Propam Polda Sulsel.

@apahabarcom

Tahanan Tewas di Banjarmasin, Ditangkap, Tanpa Kabar, Pulang Tak Bernyawa #tiktokberita #banjarmasin

♬ suara asli – apahabar.com – apahabar.com

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Jangan Anggap Sepele, Berikut Penyebab Handphone Meledak
Kunker DPRD Banjar

News

DPRD Banjar Kunker, LSM Berdemo

News

Punya Kedekatan Psikologis, Menparekraf Dorong Haul Guru Sekumpul Digelar Lagi
CPO

News

Dunia Kocar-kacir Pascalarangan Ekspor CPO Jokowi
Jembatan Terpanjang

News

Pemerintah Diam-diam Segera Bangun Jembatan Terpanjang RI, Suramadu Lewat!

News

Penembakan di Pilpres Filipina, 6 Tewas
Posko mudik PLN

News

Hadir di Mudik Lebaran, PLN Kalselteng Siapkan 22 Titik Posko Idulfitri 1443 H
Demo DPRD Kalsel

News

Tak Seirama hingga Bakar Ban, Unjuk Rasa di DPRD Kalsel Bubar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com