Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Padang Ilalang Disulap Jadi Wisata Bunga di Batu Benawa HST Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres

Penurunan Papan Nama Khilafatul Muslimin di Tapin Diwarnai Perdebatan

Papan nama yang bertuliskan Khilafatul Muslimin yang sempat terpasang di salah satu rumah warga Desa Rumintin, Kabupaten
- Apahabar.com     Senin, 20 Juni 2022 - 18:45 WITA

Penurunan Papan Nama Khilafatul Muslimin di Tapin Diwarnai Perdebatan

Petugas Kesbangpol Kabupaten Tapin saat melakukan penurunan papan nama Khilafatul Muslimin di Desa Rumintin Kabupaten Tapin. Foto - istimewa

apahabar.com, RANTAU – Papan nama yang bertuliskan Khilafatul Muslimin yang sempat terpasang di salah satu rumah warga Desa Rumintin, Kabupaten Tapin kembali diturunkan.

Diketahui, sebelumnya papan nama tersebut terpasang di rumah seorang warga Desa Rumintin, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin berinisial AJ.

Plt Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapin, Raniansyah mengatakan bahwa organisasi tersebut tidak terdaftar di Kabupaten Tapin.

“Selain tidak terdaftar, para pengurus organisasi ini tidak pernah melapor ke Kesbangpol Kabupaten Tapin,” ucapnya, Senin (20/6).

Ia menjelaskan pada saat pencopotan papan nama tersebut sempat diwarnai perdebatan antara pihaknya dengan pemilik rumah yakni AJ.

“Kami sudah menyampaikan tentang Peraturan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang organisasi masyarakat. Saya yang turunkan. Intinya adalah organisasi itu tidak terdaftar di Tapin,” jelas Raniansyah.

“Memang perlu diketahui bahwa keberadaan organisasi Khilafatul Muslimin di Tapin ini merupakan salah satu cabang setelah keberadaanya di Kotabaru,” lanjutnya.

Lanjut Raniansyah, bahwa untuk di Kabupaten Tapin rumah yang sempat terpasang papan nama yang bertuliskan Khilafatul Muslimin tersebut dijadikan sebagai kantor atau sekretariat.

Adapun untuk para pengikutnya tidak dilaksanakan pengusiran karena meskipun sempat diwarnai perdebatan tetapi pemilik rumah setuju untuk menurunkan papan nama tersebut.

“Bilamana dipasang kembali maka akan tindak kembali dengan sesuai undang-undang,” tegasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Arus Balik Banjarmasin! Pelabuhan Trisakti Dijajal Ratusan Penumpang Surabaya

Hot Borneo

12 Tahun Menanti, Calon Jemaah Banjarbaru Gagal Berangkat Haji
Pemkot Banjarmasin

Hot Borneo

Banjir Mengancam, Jembatan-Jembatan Bertanda Silang di Banjarmasin Mau Diapakan?
Wifi Gratis Banjarmasin

Hot Borneo

Wifi Gratis Banjarmasin Tersebar di 22 Titik Fasilitas Umum, Simak Lokasinya
Advokat Muda Bergerak

Hot Borneo

Advokat Muda Indonesia Bergerak di Banjarmasin Somasi Hotman Paris Hutapea
APPSI Kalsel

Hot Borneo

APPSI Kalsel Menang Gugatan di PTUN, Pemkot Banjarmasin Diwajibkan Kembalikan Baliho Bando Seperti Semula
Komnas HAM

Hot Borneo

50 Calon Anggota Komnas HAM Lulus Tes Tertulis, Satu dari Kalsel

Hot Borneo

Asyik Ambil Foto, Kepala Penumpang Kelotok Susur Sungai Martapura Terbentur Jembatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com