Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Pesawat Pengintai Australia Dicegat Jet Tempur China di Ruang Udara Internasional

Kementerian pertahanan Australia menyatakan sebuah pesawat pengintai milik Angkatan Udara Australia (RAAF) dicegat oleh sebuah jet tempur..
- Apahabar.com     Minggu, 5 Juni 2022 - 11:04 WITA

Pesawat Pengintai Australia Dicegat Jet Tempur China di Ruang Udara Internasional

Arsip - Sebuah pesawat Boeing P-8 Poseidon dari Angkatan Laut AS terbang selama pameran militer udara dan laut internasional memperingati seratus tahun Penerbangan Angkatan Laut Spanyol, di atas pantai dekat pangkalan udara angkatan laut di Rota, Spanyol selatan, 16 September 2017. Foto-Reuters/Jon Nazca via Antara/as

apahabar.com, SIDNEY – Kementerian pertahanan Australia menyatakan sebuah pesawat pengintai milik Angkatan Udara Australia (RAAF) dicegat oleh sebuah jet tempur China di Laut China Selatan pada Mei lalu.

Pesawat intai maritim P-8 itu dicegat oleh jet tempur J-16 China dalam “aktivitas rutin pengintaian laut” di ruang udara internasional di kawasan itu pada 26 Mei, kata kemhan dalam pernyataannya.

“Pencegatan itu menyebabkan manuver berbahaya yang mengancam keselamatan pesawat P-8 itu dan awaknya,” kata kemhan, Minggu (5/6) dilansir Antara.

Kemhan mengatakan pemerintah Australia telah menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut kepada pemerintah China.

Kedutaan besar China di Australia belum menanggapi permintaan untuk berkomentar.

Australia sebelumnya mendukung pernyataan Amerika Serikat bahwa klaim China atas pulau-pulau sengketa di Laut China Selatan tidak sesuai dengan hukum internasional.

Kemhan mengatakan selama beberapa dekade pihaknya telah melakukan pengintaian laut di kawasan itu dan “melakukannya sesuai hukum internasional, melaksanakan hak kebebasan navigasi dan penerbangan di atas perairan dan ruang udara internasional”.

Hubungan antara Australia dan China, dua mitra perdagangan utama, belum lama ini terganggu oleh meningkatnya pengaruh China di Pasifik setelah Negeri Tirai Bambu itu mencari kesepakatan keamanan regional dengan sejumlah negara di kawasan tersebut.

Pada Mei pula, sebuah kapal intelijen China terdeteksi berada di pantai barat Australia dalam jarak 50 mil laut (92,6 km) dari sebuah fasilitas pertahanan sensitif yang digunakan kapal-kapal selam Australia, AS dan sekutunya.

Pada Februari, China dan Australia saling berbalas pernyataan setelah Australia mengatakan salah satu pesawat patroli lautnya mendeteksi sinar laser dari sebuah kapal AL Tentara Pembebasan Rakyat China yang diarahkan ke pesawat itu.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Imbas serangan Rusia ke Ukraina. Foto-AP.

News

Invasi Rusia ke Ukraina Menewaskan 56 Orang dan 169 Luka-luka
Covid-19 di Banjarmasin

News

Update Covid-19 RI 28 Februari, Kalsel Sumbang Ratusan Kasus
Pasien Covid-19 Wisma Atlet

News

Kabar Baik, Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Berkurang Ratusan Orang
Kowad Kukar

News

Rampok Mesum di Kukar Tak Tahu Jika Korbannya Kowad? 
Setelah Undang Pasangan Gay ke Podacast, Followers Intagram Deddy Corbuzier Berkurang 8 Juta. Foto-Istimewa

News

MUI Kritik Podcast Deddy Corbuzier Undang Pasangan LGBT: Bukan Toleransi!
Netizen Desak Paman Birin Segera Lockdown Kalsel, Begini Pengertian Lockdown

News

Bulan Ini, Paman Birin Target 70 Persen Vaksinasi Lengkap 
PDAM Bandarmasih

News

Simalakama Status Perseroda PDAM Bandarmasih, Tarif Air Bakal Naik
Perang

News

3 Rudal Hipersonik Rusia Hantam Infrastruktur Publik Ukraina!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com