Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Polda Kalsel Ajak KPID dan JMSI Kawal Pilkada 2024

- Apahabar.com     Kamis, 9 Juni 2022 - 17:36 WITA

Polda Kalsel Ajak KPID dan JMSI Kawal Pilkada 2024

Dit Intelkam Polda dengan KPID dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalsel menggelar FGD untuk mengawal Pilkada 2024. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Jelang Pemilihan Umum dan Pilkada serentak tahun 2024, Polda Kalsel mengajak kalangan media untuk bersama-sama mengawal dan menyukseskan pesta demokrasi itu agar berjalan dengan lancar dan kondusif.

Salah satunya dengan cara duduk bersama menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) antara Dit Intelkam Polda dengan KPID dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalsel. Acara itu dilaksanakan di hotel Summer Banjarmasin, Kamis (9/6).

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol. Mohamad Rivai, yang menjadi salah satu pembicara mengatakan media bisa ambil bagian dalam ikut menyukseskan Pemilu dan Pilkada 2024 yang tahapannya akan segera dimulai. Karena, selain memiliki peran strategis, tanpa didukung oleh media, sulit bagi pemerintah untuk memastikan pesta demokrasi 5 tahunan ini berjalan aman dan kondusif.

Untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, kata dia, media diharapkan bisa memproduksi berita yang aktual, berimbang, dan jauh dari hoaks.

“Dengan begitu masyarakat tidak terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang sifatnya negatif. Karena jika pemilu dan Pilkada tidak berjalan aman dan kondusif, maka bisa membuat kekacauan dan sulit serta perlu waktu lama untuk memperbaikinya nanti,” tambahnya.

Sementara Ketua JMSI Kalsel Milhan Rusli sebagai penanggap pada acara yang bertema “Optimalisasi Peran Media dalam mensukseskan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 yang aman dan kondusif di Provinsi Kalsel” mengatakan, media harus mengawal Pemilu 2024 agar tidak sekadar bersifat prosedural, tapi juga substansial.

Artinya, selain memberikan perhatian pada aspek prosedur atau tahapan-tahapan pemilu, media juga harus menjadi ruang temu bagi gagasan-gagasan yang ditawarkan peserta pemilu.

Peran media kata Milhan, sangat penting di masa pilkada maupun pemilu, baik bagi KPU sebagai penyelenggara maupun para calon yang ikut bertarung dalam kancah even demokratis itu.

Pengawalan itu untuk memastikan prosedur atau tahapan-tahapan Pemilu 2024 berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu, juga agar Pemilu 2024 benar-benar dapat menjadi mekanisme politik yang menawarkan dan menghadirkan gagasan-gagasan baru demi kemajuanp daerah.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Alfamart gambut

Hot Borneo

UPDATE Insiden Maut Alfamart Gambut, Tiga Korban Belum Boleh Pulang
Jelang Pilkada Serentak

Hot Borneo

Buruan Bikin KTP! Banjarmasin Punya 10 Ribu Blangko Siap Cetak
Direktorat Intelkam Polda Kalsel bersama Kemenag Banjar mengelar Silaturrahmi bersama Forum Komunikasi Ummat Beragama (FKUB) Karang Intan dengan Ponpes Al Qur'an Darul Inqilabi. Foto-Istimewa

Hot Borneo

Intelkam Polda Kalsel-Kemenag Banjar ke Ponpes Alquran Darul Inqilabi, Ini yang Dibahas

Hot Borneo

Punya Potensi Rp1,2 Triliun, Baznas Kalsel Ingin Maksimalkan Pembayaran Zakat
Sapi

Hot Borneo

Imbas Wabah PMK, Harga Daging Sapi di Kalsel Tak Terbendung
Pria Tewas Tergantung Tali di HST

Hot Borneo

Geger! Pria Tewas Tergantung Tali di HST, Ada Secarik Pesan Ditinggalkan

Hot Borneo

Terungkap, Jasad Wanita Muda di Hutan Hangkingkin HST Ternyata Menwa Amuntai
Bekantan ilegal

Hot Borneo

Piara Bekantan dan Kucing Hutan, Warga Pekauman Ditangkap Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com