Innalillahi.. Avanza Vs Strada di Batulicin Tewaskan Pejabat BPBD Terbongkarnya Aksi Cabul Ayah Muda Banjarmasin, Berawal dari Perceraian Duh, Ayah Muda Banjarmasin Tega Cabuli Anak Kandung Heboh, Ibu di Balikpapan Tega Kurung Tiga Anak Kandungnya dalam Kamar Diguyur Hujan Lagi, Warga Kotabaru Diminta Tetap Waspada Banjir

Potensi Ekonomi, 39 Ribu Kapal Melintas di Perairan Kalsel

Sebagai pintu masuk ke Pulau Kalimantan, di perairan Kalsel tercatat sekitar 39 ribu kapal yang melintas, baik yang keluar maupun masuk.
- Apahabar.com     Rabu, 8 Juni 2022 - 22:10 WITA

Potensi Ekonomi, 39 Ribu Kapal Melintas di Perairan Kalsel

Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin.

apahabar.com, BANJARMASIN – Perairan Kalimantan Selatan (Kalsel) menyimpan potensi ekonomi cukup besar.

Sebagai pintu masuk ke Pulau Kalimantan, di perairan Kalsel tercatat sekitar 39 ribu kapal yang melintas, baik yang keluar maupun masuk.

Jumlah itu berdasarkan catatan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin sepanjang 2021.

“Untuk yang masuk saja angkanya kisaran 9.800 kapal,” kata Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas I Banjarmasin Capt Maltus Jackline Kapistrano dilansir Antara, Rabu (8/6).

Jumlah lalu lintas kapal itu merupakan angka yang cukup besar sehingga jadi potensi pelayanan KSOP yang harus ditingkatkan.

Seiring hal itu, upaya mendongkrak Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor perizinan pelayaran kapal juga kini dikejar KSOP sebagai unit pelaksana teknis dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.

Maltus mengatakan sebelum berlayar sebuah kapal harus melengkapi kelengkapan dokumennya agar aktivitas pelayaran menjadi legal sesuai Undang-Undang.

Salah satunya sertifikasi kapal untuk mengecek kelengkapan alat, fungsi setiap komponen kapal, dan lain sebagainya.

Jika ada perlengkapan kapal yang tidak lulus uji kelayakan, maka hal tersebut akan menimbulkan bahaya.

Maltus pun menggagas layanan mudah dan cepat melalui aplikasi Sistem Informasi Sertifikasi Keselamatan Kapal (Siska) untuk membantu mempermudah dalam proses penertiban sertifikat keselamatan kapal tanpa mengurangi kualitas pemeriksaan dan pengecekan sesuai prosedur.

Dia menegaskan keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama. Untuk itulah, diharapkan operator kapal dan terminal juga memiliki kesadaran yang sama termasuk nakhoda wajib mengawasi hal-hal menyangkut keselamatan selama berlayar.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Rumah Kosong Martapura Terbakar

Hot Borneo

Rumah Kosong di Martapura Terbakar, Penyebab Masih Misteri
Hujan Es Karang Intan Banjar

Hot Borneo

Karang Intan Banjar Diguyur Hujan Es Disertai Puting Beliung, 6 Rumah Rusak

Hot Borneo

Hari Kedua Pencarian, Pria yang Melompat ke Sungai Martapura Belum Ditemukan
Sepeda listrik

Hot Borneo

Operasional Skuter dan Sepeda Listrik Bakal Diatur, Ini Lokasi yang Diperbolehkan
Jembatan Barito

Hot Borneo

Expansion Joint Jembatan Barito Kembali Lepas, Begini Respons BPJN Kalsel
Hacker Amuntai

Hot Borneo

Segera Disidangkan, Hacker Amuntai Menolak Didampingi Penasihat Hukum
Wagub Kaltim Hadi

Hot Borneo

Juara MTQ Nasional di Kalsel, Bonus Rp100 Juta Menanti Kafilah Kaltim

Hot Borneo

Danlanal Minta Generasi Muda Kotabaru Melek Informasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com