Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif Kebakaran di Tabalong, Satu Ruko dan Rumah Hangus Dilalap Api

PPIH Usulkan Badal Haji untuk Suhati, Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Arab Saudi

- Apahabar.com     Minggu, 5 Juni 2022 - 18:45 WITA

PPIH Usulkan Badal Haji untuk Suhati, Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Arab Saudi

Purnomo bin Sukaryo (61) dimakamkan di Baqi. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA – Jemaah asal Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG)/Kloter JKG 1, Suhati, dilaporkan wafat usai tiba di Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Arab Saudi, Sabtu (4/6). Almarhumah diusulkan mendapatkan badal haji.

Kadaker Bandara PPIH Arab Saudi Haryanto menjelaskan, pihaknya akan mengusulkan badal haji bagi almarhumah Suhati binti Rahmat Ali.

Suhati menjadi jemaah haji Indonesia pertama yang meninggal dunia di Klinik International Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah.

“Ya nanti diusulkan dari Daker Bandara kepada ketua PPIH Arab saudi untuk dilakukan badal haji,” jelas Haryanto lewat pesan WhatsApp, dilansir Republika, Minggu (5/6) WAS.

Badal haji adalah istilah untuk menghajikan orang lain. Berdasarkan ketentuan syariat, hukumnya boleh dengan ketentuan bahwa orang yang menjadi wakil harus sudah melakukan haji wajib bagi dirinya dan yang diwakili (dihajikan itu) telah mampu untuk pergi haji tetapi dia tidak dapat melaksanakan sendiri karena sakit yang tidak dapat diharapkan sembuhnya. Termasuk bagi jemaah yang sudah meninggal dunia.

PPIH Arab Saudi sudah memiliki sistem badal haji lengkap dengan petugasnya. Otomatis, jemaah yang meninggal akan mendapatkan badal haji. Selain mendapat badal haji, pihak keluarga akan mendapatkan asuransi jemaah haji. “Ya akan dapat asuransi,”ujar Haryanto.

Berdasarkan Peraturan Asuransi Umum Jamaah Haji di Arab Saudi, keluarga jemaah yang wafat akan mendapatkan asuransi maksimal 100 ribu SAR. Setiap jemaah sebelumnya memang dikenakan biaya asuransi 80,50 SAR.

Suhati binti Rahmat Ali merupakan jemaah asal Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG)/Kloter JKG 1 yang wafat usai tiba di Bandara AMAA, kemarin. Jenazah Suhati ditangani oleh pihak Muassasah Adilla, Madinah, untuk dimakamkan di Pemakaman Baqi’.

Suhati sempat pingsan saat mengantre proses imigrasi. Almarhumah diduga kelelahan usai penerbangan selama sembilan jam. Suhati pun dinyatakan meninggal akibat gangguan irama jantung.

Pihak keluarga mengikhlaskan wafatnya Suhati. Menurut Haryanto, suami Suhati yang juga jamaah asal Kloter JKG 1 legawa saat jenazah ditangani oleh Muasasah Adilla dan dimakamkan di Baqi’, Madinah.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Pengurus PCNU Banjar Kembali Diisi Habaib dan Ulama, Sepupu Abah Guru Masih di Puncak Pimpinan
hukum ziarah jelang ramadan

Religi

Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadan, Bolehkah?
apahabar.com

Religi

Gelar Munas ke-10, Berikut Kandidat Ketua Umum MUI
apahabar.com

Religi

40 Unit Toko Digratiskan untuk Haul Sekumpul, Catat Alamatnya
apahabar.com

Religi

Didaulat Jadi Ketua MUI Banjar, Guru Muhammad Husin Soroti Muallaf di Paramasan
apahabar.com

Religi

Cemburu yang Dianjurkan dalam Islam
apahabar.com

Religi

Sambil Bersenandung Sholawat, Warga Banjarmasin Doakan Barito Putera
Ulama

Religi

Usai Fatwakan Haram, Ulama Aceh Sebar Stiker Larangan di Warkop dan Kafe
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com