Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif Kebakaran di Tabalong, Satu Ruko dan Rumah Hangus Dilalap Api Siapa yang Bakal Mengisi Pasar Baru Batuah? Prototipe Era Presiden Jokowi, Tak Murni APBN

Prof Azyumardi Azra: Dewan Pers Akan Jadi Mitra Pemerintah yang Kritis

Ketua Dewan Pers, Prof Azyumardi Azra, mengatakan pihaknya adalah mitra pemerintah. Dirinya berharap Dewan Pers jadi mitra pemerintah...
- Apahabar.com     Sabtu, 4 Juni 2022 - 15:07 WITA

Prof Azyumardi Azra: Dewan Pers Akan Jadi Mitra Pemerintah yang Kritis

Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra mengungkapkan bahwa pihaknya adalah mitra pemerintah. Foto: Dewan Pers

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Dewan Pers, Prof Azyumardi Azra, mengatakan pihaknya adalah mitra pemerintah. Namun dirinya berharap Dewan Pers jadi mitra pemerintah yang kritis.

“Dewan Pers itu mitra pemerintah. Kita ingin Dewan Pers bisa menjadi mitra krtitis,” kata Prof Azra yang menjadi pembicara kunci dalam seminar di Hall Dewan Pers Jakarta, Jumat (3/6).

Seminar ini dihadiri oleh para praktisi humas/public relation Rembuk (PR Rembuk) yang
dipimpin oleh Maria Wongsonegoro.

Menurut Prof Azra, pers perlu mendukung kebijakan positif dari pemerintah. Namun jika dirasakan ada kebijakan pemerintah yang tidak tepat, kewajiban bagi pers untuk memberi masukan.

Ia menambahkan, Dewan Pers tidak mungkin bisa sendirian untuk memberi kritik atau masukan pada pemerintah. Bagaimanapun, itu perlu kerja sama banyak pihak. Dengan begitu, perbaikan kondisi bangsa akan lebih bisa terlaksana.

Mantan rektor Universita Islam Negeri itu mengaku prihatin atas banyaknya media abal￾abal saat ini.
“Medianya abal￾abal, penulis abal-abal, terkadang isinya juga abal￾abal. Ini yang membuat repot banyak pihak,” ujarnya.

Jurnalisme, papar Prof Azra, haruslah berkualitas. Dengan begitu, maka beritanya akan kredibel dan akuntabel atau dapat dipertanggungjawabkan.

Anggota Dewan Pers, Asmono Wikan, yang menjadi pembicara menjelaskan semakin banyak sengketa pers atau pemberitaan yang diadukan ke Dewan Pers, maka hal itu menunjukkan keberhasilan eksistensi lembaga tersebut.

“Artinya, publik mengakui keberadaan Dewan Pers,” ungkapnya.

Ia mengutarakan, saat ini tak kurang dari 47 ribu media ada di Indonesia, baik yang profesional maupun yang abal-abal. Dari jumlah itu, 43 ribu di antaranya media daring.

Untuk itu, ia berpesan agar masyarakat memahami keberadaan atau kualitas media yang ada.

“Jika publik sudah tahu media yang tidak berkualitas, ya beritanya tidak usah dipercaya. Masih banyak publik yang percaya pada media yang tidak
kredibel,” kata dia.

Anggota Dewan Pers lainnya, A Sapto Anggoro, dalam seminar tersebut menuturkan, kalau ada media yang melakukan kritik pada pemerintah, itu bukan bentuk
keusilan.

“Kritik itu dilakukan pers dalam rangka menjalankan UU nomor 40/1999 tentang Pers. Tugas Dewan Pers itu antara lain memang memberikan informasi, pendidikan, kontrol sosial, dan hiburan,” paparnya.

Dewan Pers, kata Sapto, juga berkepentingan mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers yang independen. Pers yang independen akan melahirkan informasi yang berkualitas.

“Berita yang dihasilkan pers yang independen bisa membendung berita atau informasi hoaks yang kini banyak dihasilkan media yang tidak jelas. Informasi hoaks itu bisa berpotensi merusak tatanan
kehidupan masyarakat,” paparnya.

Saat ini Dewan Pers, kata Sapto, sedang berpacu untuk menjalankan beberapa program penting. Hal itu antara lain survei indeks kemerdekaan pers, pendataan dan verifikasi perusahaan pers, pelatihan jurnalistik dan uji kompetensi wartawan, serta penyelesaian sengketa pers.(*)

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tewas

News

Habis BO Cewek di MiChat, PNS Tenggarong Meregang Nyawa Usai Bercinta

News

Masuk Kerja Saat Libur Lebaran, Berikut Hitung-hitungan Upah Lemburnya

News

Lebih Memasyarakat, Kantor Sekretariat Golkar Banjarmasin Timur Diresmikan
Esports

News

Forda Esports Kalsel 2022 Digelar Besok 

News

Semringah Pemudik Dari Kotabaru Setelah Dua Tahun Tak Pulang Kampung
Ukraina

News

Di Tengah Ketegangan dengan Ukraina, Kapal Perang Rusia Kejar Kapal Selam AS
GPDRR

News

Alasan & Keuntungan Indonesia Jadi Tuan Rumah GPDRR ke-7
mafia minyak goreng

News

Perintahkan Mafia Minyak Goreng Diproses Hukum, Jokowi: Saya Tidak Mau Ada yang Bermain-Main
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com