Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Proyek Bendungan Tapin Beraroma Korupsi, Kejati Kalsel Turun Tangan

- Apahabar.com     Minggu, 5 Juni 2022 - 21:23 WITA

Proyek Bendungan Tapin Beraroma Korupsi, Kejati Kalsel Turun Tangan

Kejati Kalimatan Selatan menyidik dugaan korupsi dalam pengadaan lahan proyek Bendungan Tapin. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sudah beroperasi dan diresmikan Presiden Joko Widodo, proyek Bendungan Tapin ternyata menyimpan masalah.

Bahkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan mencium aroma korupsi, sehingga menaikkan status dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Penyidikan itu didasarkan atas Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Nomor: Print -02/O.3/Fd.2/05/2022.

Dalam surat perintah yang diteken Kepala Kejati Kalsel, diperintahkan 10 orang penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus untuk melaksanakan penyidikan.

“Sebagai tindak lanjut, kami memanggil 6 orang untuk dimintai keterangan, Senin (6/6),” jelas Kasi Penerangan Hukum Kejati Kalsel, Romadu Novelino, seperti dilansir Antara, Minggu (5/6).

Dijelaskan bahwa penyidikan kasus merupakan pengembangan dari langkah-langkah yang dilakukan Tim Pemberantasan Mafia Tanah Kejati Kalsel.

Namun demikian, tidak diungkap nama maupun latar belakang orang-orang yang akan dipanggil untuk memberikan keterangan.

“Dugaan korupsi Bendungan Tapin ini berkaitan dengan proses pengadaan lahan,” beber Romadu Novelino.

Bendungan Tapin di Desa Pipitak, Kecamatan Piani, merupakan proyek tahun jamak 2015 sampai 2020 dengan pagu anggaran mencapai hampir Rp1 triliun.

Termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN), pelaksanaan pembangunan fisik bendungan dengan luas genangan sekitar 425 hektare itu diawali pengadaan lahan.

Setelah selesai dibangun, Bendungan Tapin diresmikan 18 Februari 2021 oleh Presiden Joko Widodo. Diharapkan bendungan menambah kapasitas tampungan air dalam rangka mewujudkan ketahanan air dan pangan.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Niat Bikin Konten, Remaja ‘Pocong’ Berau Diamankan
Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Prakiraan Cuaca di Banjarmasin Hari Ini, 17 April 2022: Cerah Berawan
Truk laka maut simpang Rapak Balikpapan, Kaltim. Foto: Istimewa

Hot Borneo

Kasus Laka Maut di Rapak, Polda Kaltim Segera Limpahkan Berkas ke Kejaksaan
PTDH Personel Polres Kapuas

Hot Borneo

Gegara Narkoba, Oknum Polisi di Kapuas Diberhentikan Secara Tidak Hormat!
Kekayaan Alam Kalsel

Hot Borneo

Paman Birin Pamer Kekayaan Alam Kalsel ke Pengusaha Mesir
Tabalong

Hot Borneo

ALAMAK! Pasutri di Jaro Tabalong Disergap Polisi karena Narkoba
Jembatan Liang Anggang 3

Hot Borneo

Besok, Jembatan Liang Anggang 3 Ditutup
Polres Kapuas

Hot Borneo

Amankan Unras Besok, Begini Kesiapan Polres Kapuas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com