Aksi Ciamik Pereli Kalsel di Kejurnas Danau Toba Rally 2022, Rifat Sungkar Tercecer IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Liburland Festival di Banjarbaru, Isyana Sarasvati Pikat Ribuan Pengunjung Breaking! Toko Pecah Belah di Palangka Raya Terbakar Aksi Dugaan Perampasan, 3 Polisi Kalsel Berhadapan dengan Propam
agustus

Resmi! Pemerintah Tetapkan Iduladha Minggu 10 Juli 2022

Pemerintah secara resmi menetapkan Iduladha 1443 Hijriah jatuh pada Minggu (10/7) mendatang. Keputusan ini sesuai dengan hasil sidang Isbat.
- Apahabar.com     Rabu, 29 Juni 2022 - 21:37 WITA

Resmi! Pemerintah Tetapkan Iduladha Minggu 10 Juli 2022

Ilustrasi pemantauan hilal. Foto–Okezone.com

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah secara resmi menetapkan Iduladha 1443 Hijriah jatuh pada Minggu (10/7) mendatang.

Keputusan ini sesuai dengan hasil sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag).

Sidang Isbat yang dipimpin Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi itu menghasilkan ketetapan bahwa hilal tidak terpantau di sejumlah wilayah pemantauan.

“Secara mufakat, 1 Zulhijah jatuh pada Jumat 1 Juli 2022,” ucap Zainut Tauhid, Rabu (29/6).

Ia menjelaskan dari sebanyak 86 titik para pemantau tidak melihat hilal.

Dengan ditatapkannya 1 Zulhijah pada 1 Juli 2022, maka Hari Raya Iduladha atau 10 Zulhijah jatuh pada Minggu (10/7).

Kementerian Agama telah mengamati posisi hilal awal bulan Zulhijah 1443 H di 86 titik di seluruh provinsi di Indonesia.
Pemantau hilal berasal dari petugas Kanwil Kemenag yang bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam serta instansi terkait.

Dalam paparan tim sebelumnya, Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag Thomas Djamaluddin memaparkan bahwa posisi hilal awal bulan Zulhijah 1443 secara umum kurang dari 3 derajat dan elongasinya kurang dari 6,4 derajat.
Kondisi hilal seperti ini dinilai tidak memenuhi kriteria masuknya bulan Zulhijah.

“Dengan gunakan kriteria MABIMS, wilayah Indonesia dan Asia Tenggara belum memenuhi kriteria. Tinggi bulannya itu masih kurang 3 derajat. Dan dari data elongasi itu pun elongasi ya baru sekitar 5 derajat kurang,” kata Thomas dinukil CNN Indonesia.

Kemenag tahun ini menggunakan kriteria MABIMS atau Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura dalam menentukan kriteria hilal.

Kriteria itu yakni tinggi bulan minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Sementara pada tahun-tahun sebelumnya, Kemenag masih mengacu kriteria hilal (bulan) awal Hijriah adalah pada ketinggian 2 derajat, elongasi 3 derajat dan umur bulan 8 jam.

Umat Islam merayakan Hari Raya Iduladha pada tahun ini tak secara berbarengan. Pasalnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 10 Zulhijah 1443 H atau Hari Raya Iduladha jatuh pada Sabtu (9/7) mendatang.

Keputusan Muhammadiyah tersebut berdasarkan hasil perhitungan wujudul hilal yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

BSU Rp1 Juta

News

Simak! 3 Fakta BSU 1 Juta yang Sebentar Lagi Cair
Sri Lanka

News

Presiden Sri Lanka Mundur Usai Istana Diserbu Massa
Arisan Tanah Bumbu

News

Polisi Bidik Aset ‘Ratu’ Arisan Bodong Tanah Bumbu
Haji Kalsel

News

Haji 2022, Berikut Syarat dan Daftar Vaksin yang Diakui Arab Saudi
Eril

News

Balik Ke Bandung, Ridwan Kamil Minta Privasi soal Eril

News

Sim Salabim, Presiden Jokowi Jadi Pesulap Dadakan di Hari Anak Nasional
IndiHome

News

Suara Netizen: Malming, Indihome Lemot!

News

Mudik 2022, Polres Tanah Laut Kerahkan Ribuan Personel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com