Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat Buntut Tahanan Tewas, Anggota Polresta Banjarmasin Diperiksa! Siap-Siap! Beli Migor Curah di Banjarmasin Pakai PeduliLindungi Kuras Sumur, Semburan Gas yang Muncul di Manggar Balikpapan

Ribut-Ribut Revitalisasi Sekumpul, BPPW Kalsel: Sesuai RAB!

Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya buka suara terkait ribut-ribut proyek revitalisasi Sekumpul.
- Apahabar.com     Rabu, 8 Juni 2022 - 21:39 WITA

Ribut-Ribut Revitalisasi Sekumpul, BPPW Kalsel: Sesuai RAB!

Pemasangan paving block Sekumpul Martapura. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya buka suara terkait ribut-ribut proyek revitalisasi Sekumpul.

Sebelumnya hasil revitalisasi kawasan religi Sekumpul tahap I banjir kritik dari sejumlah tokoh masyarakat.

Salah satunya soal paving block yang dipasang tanpa dicor, dan guiding block bagi disabilitas hanya dilem.

BPPW Kalsel menilai pembangunan sudah sesuai dengan kontrak dan rencana  anggaran biaya (RAB).

“Intinya kami dari balai sebagai pelaksana, pengerjaan itu sudah sesuai kontrak dan RAB. Apa yang ada dalam kontrak, itu yang kami kerjakan,” ucap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Kawasan Permukiman BPPW Kalsel, Noor Dewi Sari kepada apahabar.com, Rabu (8/6).

“Dari (segi) estetika, kami menilai sudah sesuai dari perencanaan penataan kawasan,” sambungnya.

Oleh karenanya, pihaknya menerima dan tak mempermasalahkan hasil pembangunan ketika serah terima sementara pekerjaan (PHO) dari kontraktor, akhir Maret lalu.

Kendati begitu, ia tak menapik jika sejumlah titik trotoar atau jalur khusus pejalan kaki mengalami kerusakan.

Namun beruntung hal itu masih dalam tahap pemeliharaan hingga September 2022 mendatang.

Ia menyebut, paving block dan guiding block rusak akibat dilewati mobil yang keluar masuk di pertokoan, rumah sakit dan kantor.

“Rusak akibat dilewati roda empat yang melebihi tonase yang disyaratkan, itu yang mengakibatkan trotoar mengalami kerusakan, kami sudah melakukan identifikasi hanya di spot-spot itu saja yang rusak,” tegasnya.

Semestinya, sambung dia, trotoar hanya untuk pejalan kaki, bukan dilewati mobil.

Lantas, apakah perencanaannya kurang matang?

Ia berdalih, perencanaan sudah ditentukan Kementerian PUPR. Ia mengaku tak bisa berbicara banyak terkait hal tersebut.

Akan tetapi, ia memastikan kontraktor akan melakukan perbaikan pada spot-spot yang rusak hingga akhirnya dapat diserahterimakan.

(PPK) Pengembangan Kawasan Permukiman Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalsel Kementerian PUPR,  Noor Dewi Sari. Foto-apahabar.com/Hendralianor

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Lemhanas

Hot Borneo

Perkuat Ketahanan IKN, Lemhanas Banyak Gelar Pelatihan di Kalimantan
Kalimantan Super League

Hot Borneo

Perdana! Esport Kalimantan Pes Mobile Gelar Turnamen se-Kalimantan
Kebiri Kimia

Hot Borneo

Huh! Sulitnya Jaksa Eksekusi Kebiri Kimia 3 Terpidana di Banjarmasin
Peternak

Hot Borneo

Inovatif! Peternak Milenial Tapin Sulap Limbah Sawit Jadi Pakan Kambing

Hot Borneo

Warga Mabuun Tabalong Digegerkan Temuan Mayat Pria di Tepi Trotoar

Hot Borneo

Baznas HSS Buka Program Bayar Zakat Bersama dan Ramadan Berkah

Hot Borneo

Pembantai Sekeluarga di Tanah Bumbu Tak Dikenakan Pasal 340
Arisan Bodong Kotabaru

Hot Borneo

Sikat Ratusan Juta, Bandar Arisan Bodong di Tegalrejo Kotabaru Diringkus Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com