Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Sambut Danrem 101/Antasari, Prajurit Penjaga Perbatasan Lepas Baju dan Pamer Otot

- Apahabar.com     Selasa, 14 Juni 2022 - 13:19 WITA

Sambut Danrem 101/Antasari, Prajurit Penjaga Perbatasan Lepas Baju dan Pamer Otot

Danrem 101/Antasari, Rudy Puruwito, didampingi Danyon 621/Manuntung, Letkol Inf Deny Andhiani Amir, mengecek kesiapan prajurit penjaga perbatasan, Senin (13/6).Foto: apahabar.com/Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Bukan disambut selayaknya pimpinan, kedatangan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Rudy Puruwito ke Batalyon Infanteri 621/Manuntung di Hulu Sungai Tengah, Senin (13/6), malah diterima 10 prajurit tanpa baju.

Terlihat prajurit-prajurit itu berdiri berjejer di jalan masuk. Selanjutnya secara bersama-sama, mereka memamerkan otot-otot bak atlet binaraga di depan perwira tinggi bintang satu tersebut.

Bukan menjadi gusar, Rudy Puruwito justru terlihat bangga. Faktanya kondisi fisik prima yang ditampakkan itu, setidaknya menandakan kesiapan seorang prajurit dalam menjalankan tugas.

Diketahui 450 prajurit Batalyon Infanteri 621/Manuntung sudah menyelesaikan 12 hari pratugas atau simulasi, sebelum diberangkatkan untuk menjaga perbatasan Indonesia dan Malaysia di Kalimantan Utara.

Adapun kedatangan Rudy Puruwito memang bermaksud mengecek kesiapan personel, material hingga kemampuan ratusan pasukan yang dikirim.

Selain memeriksa kesiapan, Danrem juga mengajukan pertanyaan kepada pasukan mengenai indikator keberhasilan penjagaan perbatasan.

“Hal tersebut harus dilakukan agar prajurit yang berangkat, bisa sukses dan berhasil melaksanakan tugas, serta menjaga nama baik satuan,” beber Rudy Puruwito.

“Prajurit yang berangkat berjumlah 450 orang. Semua harus kembali dengan jumlah yang sama, jangan sampai kurang seorang pun,” tegasnya.

Selain mengecek kesiapan prajurit penjaga perbatasan, Rudy Puruwito juga menyambangi Kodim 1002/HST untuk memberikan sejumlah instruksi.

“Komando Teritorial seperti Korem, Kodim, Koramil dan Babinsa merupakan ujung tombak Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata),” beber Rudy.

“Prajurit teritorial harus menjadi harapan masyarakat, serta bisa menjawab keluhan maupun kesulitan di masyarakat. Juga sinergitas yang telah terbangun dengan pemerintah daerah dan Polri,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

martapura

Hot Borneo

Duh, Pengaron Banjir, Satu Meter dalam Rumah
Wakapolres Kapuas

Hot Borneo

Operasi Ketupat Telabang, Wakapolres Kapuas Cek Kesiapsiagaan Personel
Hacker Amuntai

Hot Borneo

Jelang Sidang Perdana, Hati Kecil Jaksa Ingin Hacker Amuntai Dibina

Hot Borneo

Sikapi IKN Nusantara, Pemuda Muhammadiyah Banjar Tak Ingin Hanya Jadi Penonton
Wahid

Hot Borneo

Sidang Perdana: KPK Bongkar Tajirnya Bupati Wahid, Duitnya Segudang!

Hot Borneo

Dihantam Ombak, Speedboat Puskesmas Tabunganen Batola Karam di Sungai Barito
Malam Takbiran Kotabaru

Hot Borneo

Amankan Malam Takbiran di Kotabaru, Personel Gabungan Diturunkan
Ibu Kota Kalsel Pindah

Hot Borneo

Makin Melandai, Kalsel Catatkan Satu Kasus Baru Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com