Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Sebatang Kara, Purnaguru di Banjarbaru Meninggal Bersimbah Darah

Dengan kondisi terlentang, hampir sekujur tubuh Aina penuh bersimbah darah. Meski begitu, polisi menduga Aina bukan korban pembunuhan.
- Apahabar.com     Minggu, 5 Juni 2022 - 14:13 WITA

Sebatang Kara, Purnaguru di Banjarbaru Meninggal Bersimbah Darah

Aina ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di kamar rumahnya Jalan Kompleks Berlina Jaya 1 Blok B 01, Kelurahan Guntung Manggis, Landasan Ulin, Banjarbaru, Minggu (5/6). Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Ditelepon berkali-kali, Nor Aina (62) tak kunjung merespons panggilan Rina (adiknya).

Firasat Rina mulai tidak enak. Hingga Minggu (5/6) sekitar pukul 07.30, Rina menelepon Mariani (62) –tetangga Nor Aina– untuk menemui kakaknya ke kediaman.

Mariani kemudian mendatangi Aina. Namun, setelah berkali-kali pintu rumah digedor, tidak ada respons dari Aina.

Dia lantas memberitahukan warga sekitar. Pintu rumah Aina langsung didobrak.

Saat melihat, Aina ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di kamar rumahnya Jalan Kompleks Berlina Jaya 1 Blok B 01, Kelurahan Guntung Manggis, Landasan Ulin, Banjarbaru.

Dengan kondisi terlentang, hampir sekujur tubuh Aina penuh bersimbah darah. Meski begitu, polisi menduga Aina bukan korban pembunuhan.

Sebab, berdasar hasil visum, tidak memperlihatkan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh seorang pensiunan guru tersebut.

Hanya saja, mayat Aina diperkirakan sudah dalam waktu lama. “Kemungkinan dua hari,” ujar Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Endris Ary Dinindra dikonfirmasi apahabar.com, Minggu siang (5/6).

Kesimpulan polisi, Aina diduga meninggal akibat penyakit yang dideritanya. Diketahui, dia memiliki riwayat diabetes.

Saat ditemukan pertama kali pun banyak terdapat obat-obatan diabetes di areal kamarnya.

Sebagai informasi, Aina hidup sebatang kara. Dua orang anaknya merantau ke Malaysia dan Kalimantan Barat.

Usai dilakukan visum, jenazahnya dilakukan pemulasaran di RSD Idaman Banjarbaru, sebelum dimakamkan.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Mantan Wabup Banjar Mawardi Abbas Wafat

Hot Borneo

Innalillahi… Mantan Wabup Banjar Mawardi Abbas Wafat
apahabar.com

Hot Borneo

Koalisi Kecam Pembungkaman Pers di Samarinda
Cantrang

Hot Borneo

Sikap Pemprov Kalsel Pascapembakaran Kapal Cantrang Jateng di Tala
Pembunuh Gambah

Hot Borneo

Nyaris Setahun Buronan Paling Dicari di Barabai HST Buron
Alkes

Hot Borneo

Dari Pameran Alkes di Kalsel: Kesadaran Warga Pakai Produk Lokal Masih Minim
Balai Kota Banjarmasin

Hot Borneo

Kelakuan, PNS di Banjarmasin Asik Nongkrong Saat Apel Gabungan Pascalibur Panjang
Akhirnya, Jalan 'Bubur' Liang Anggang-Bati Bati kini mulus, Selasa (22/2). Foto-apahabar.com/Syaiful Riki

Hot Borneo

Akhirnya, Jalan ‘Bubur’ Liang Anggang-Bati Bati Kini Mulus

Hot Borneo

IKATA Kalsel Berbagi ke Lokasi Banjir, Warga Martapura Senang Dapat Bantuan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com