Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Senangnya Warga Ende Jokowi Pimpin Upacara di Kota Lahirnya Pancasila

Untuk kali pertama, upacara Hari Lahir Pancasila digelar di luar Jakarta.
- Apahabar.com     Rabu, 1 Juni 2022 - 10:24 WITA

Senangnya Warga Ende Jokowi Pimpin Upacara di Kota Lahirnya Pancasila

Presiden Jokowi memimpin upacara Hari Lahir (Harlah) Pancasila di Ende, NTT. Ini kali pertama upacara Harlah Pancasila digelar di luar Jakarta.

apahabar.com, ENDE – Warga Kota Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) memadati jalanan di tepi Lapangan Pancasila sedari subuh, Rabu (1/6). Bahkan, sebagian mereka rela tidak berjualan.

Dengan antusias, mereka berteriak histeris ketika melihat kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila, 1 Juni. Jokowi tampak mengenakan Ragi Lambu-Luka Lesu lengkap dengan penutup kepala.

“Saya senang sekali. Biasanya lihat di televisi. Hari ini Presiden langsung kunjungi Kota Ende,” kata Mama Nela (73) yang telah menunggu kehadiran Presiden Jokowi sejak pukul 05.30, di Lapangan Pancasila, Ende, kepada Antara.

Raut wajah Mama Nela tampak sangat bahagia. Dia tak membayangkan sebelumnya bisa bertemu dengan Presiden meski melihat dari jauh.

Hal itu juga dirasakan oleh Mama Maria Margaretha (60) yang harusnya berjualan di Pasar Mbongawani. Dia menunggu untuk melihat Presiden Jokowi sebelum berjualan.

Animo masyarakat sangat tinggi untuk melihat orang nomor satu di Indonesia itu. Sejak Kepala Negara memasuki lapangan upacara, warga memberikan tepuk tangan dan teriakan tiada henti.

Karena antusias masyarakat yang tinggi, warga diperbolehkan untuk melihat langsung upacara yang dipimpin Presiden Jokowi.

Aparat keamanan pun tetap siaga mengamankan situasi di sepanjang Jalan Soekarno Titik Nol Kota Ende itu.

Saat Presiden Jokowi dan Ibu negara Iriana Jokowi bersama rombongan berada di Taman Perenungan Bung Karno di sisi utara Lapangan Pancasila, masyarakat pun berbaris di sepanjang jalan menanti sang pemimpin negara lewat dan berkomunikasi dengan mereka.

Upacara Perdana

KRI Teluk Banten dan KRI Teluk Parigi, disiagakan untuk pengamanan kunjungan Presiden Joko Widodo di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Foto: Dok Lantamal VII Kupang via Kompas.com

Untuk pertama kalinya, peringatan Harlah Pancasila digelar di luar Gedung Pancasila, Jakarta.

Presiden Joko Widodo memilih memimpin upacara Peringatan Harlah Pancasila di Lapangan Pancasila, Ende, Nusa Tenggara Timur.

Dipantau dari siaran langsung kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jokowi bertindak sebagai inspektur upacara dan akan memberikan amanat.

Adapun komandan upacara kali ini yakni Kolonel Inf Tunjung Setyabudi yang saat ini menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri/21 Komodo, Kodam Udayana.

Bertindak selaku pembaca naskah Pancasila adalah Ketua MPR Bambang Soesatyo. Sementara itu, Wakil Ketua DPR Lodewijk Frederick membacakan naskah UUD 1945.

Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK) Muhadjir Effendy sebagai pembaca doa setelah pemberian amanat dari inspektur upacara.

Dalam upacara kali ini, Presiden Jokowi mengenakan baju adat Ende, yakni Ragi Lambu-Luka Lesu lengkap dengan penutup kepala. Senada, Iriana Jokowi tampak mengenakan kain motif tradisional Ende berwarna ungu tua.

Upacara di Lapangan Pancasila di Kota Ende ini diikuti oleh pelajar SD, SMP, dan SMA, serta TNI-Polri. Kendati begitu, upacara tetap menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, upacara juga dihadiri Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden keenam RI Try Sutrisno secara virtual. Hadir pula Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.

Sebanyak dua Kapal Perang RI (KRI), yakni KRI Teluk Banteng dan KRI Teluk Parigi dikerahkan untuk mengamankan kunjungan Presiden Joko Widodo dan ibu negara di NTT.

Selain itu, satu peleton pasukan Marinir Yonmarhanlan VII dan alutista pendukung yang akan menjaga sektor keamanan laut sepanjang pantai selama kehadiran Presiden di Ende, turut dikerahkan. Sampai berita ini diturunkan, situasi dilaporkan aman terkendali.

Pesan Jokowi

 Ratusan warga Ende menyambut kunjungan Jokowi di Nusa Tenggara Timur dalam rangka Hari Kelahiran Pancasila. Foto: Indonesia.postsen.com

Presiden Jokowi mengajak semua anak bangsa membumikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila.

Kota Ende sangat bersejarah. Sebab menjadi tempat Presiden pertama RI Soekarno, merenungkan dan merumuskan Pancasila.

Rumusan Pancasila itu yang kemudian disahkan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) sebagai dasar negara.

“Dari Kota Ende, saya mengajak seluruh anak-anak bangsa di mana pun berada untuk bersama sama membumikan Pancasila. Dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” kata Jokowi saat menyampaikan amanat upacara sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden.

Pancasila, kata dia, bukan hanya telah mempersatukan bangsa Indonesia. Namun juga menjadi bintang penuntun saat menghadapi tantangan dan ujian. Hal itu, kata Jokowi, telah dibuktikan berkali-kali dalam perjalanan sejarah bangsa.

“Bangsa dan negara kita bisa tetap berdiri kokoh menjadi negara kuat karena kita semua sepakat untuk berlandaskan pada Pancasila,” ujarnya.

“Saya selalu ingatkan kita harus betul-betul mengamalkan Pancasila, dan memperjuangkan Pancasila. Kita wujudkan dalam sistem kemasyarakatan kebangsaan dan kenegaraan kita,” sambung Jokowi.

Diketahui Kota Ende memiliki nilai sejarah penting dari tonggak sejarah nasional. Di kota ini dasar kebangsaan lahir dan tercetus selama pengasingan Bung Karno.

Tanggal 1 Juni resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional Lahirnya Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Presiden Joko Widodo. Jokowi menyampaikan keputusan ini melalui pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Merdeka, Bandung pada 1 Juni 2016.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pendeta Saifuddin Ibrahim

News

Akhirnya! Polisi Tetapkan Pendeta Saifuddin Ibrahim Sebagai Tersangka

News

Mahfud MD Bicara Jeratan Hukum Deddy Corbuzier & Pelaku LGBT
JAD KALSEL

News

Tak Jera Dipenjara, Residivis Banjarbaru Diciduk Lagi Gegara Vario
Hipmi

News

Kapolri Minta Hipmi Kawal-Dukung Kebijakan Ekonomi di Masa Pandemi
BUMN

News

Erick Thohir Buka 2.300 Lowongan Magang di BUMN
apahabar.com

News

Lebaran 2022, Ribuan Tahanan Lapas Balikpapan Diganjar Remisi
Covid-19

News

Update Covid-19 Hari Ini: Bertambah 1.264 Kasus

News

Bantuan Mabes, Dandim Teweh Serahkan 5 Ribu BLT ke PKL dan Warung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com