Kejati Telaah Permintaan PUPR Kalsel Kawal 40 Proyek Strategis Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan

Sita Belasan Mesin Dompeng, Polisi Buru Cukong Peti di Sungai Kapuas

Polsek Mukok, Kabupaten Sanggau, Kalbar, menertibkan aktivitas penambang emas tanpa izin (Peti) di alur Sungai Kapuas.
- Apahabar.com     Minggu, 19 Juni 2022 - 15:51 WITA

Sita Belasan Mesin Dompeng, Polisi Buru Cukong Peti di Sungai Kapuas

Polisi sita belasan mesin dompeng saat penertiban penambang emas tanpa izin (Peti) di Sungai Kapuas, Kalbar. Foto-Istimewa.

apahabar.com, PONTIANAK – Polsek Mukok, Kabupaten Sanggau, Kalbar, menertibkan aktivitas penambang emas tanpa izin (Peti) di alur Sungai Kapuas.

Belasan mesin dompeng dan lanting berhasil disita. Kini aparat Polsek Mukok tengah memburu cukong atau pemodal Peti.

“Ada belasan mesin dan lanting yang kami sita hasil operasi penertiban di sepanjang Sungai Kapuas,” kata Kapolsek Mukok Ipda Suharyanto dilansir Antara, Minggu (19/6).

Alat itu disita sebagai barang bukti dalam Operasi Penertiban Peti di wilayah hukum Polsek Mukok.

“Kuat dugaan aktivitas peti di Sungai Kapuas didanai para cukong. Saat kami melakukan penertiban, para pekerja melarikan diri, sementara sarana untuk aktivitas ilegal ditinggalkan,” ungkapnya.

Operasi penertiban Peti sendiri digelar di Desa Inggis, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau.

“Dampak aktivitas Peti merusak lingkungan karena Sungai Kapuas tercemar sehingga sangat mengganggu aktivitas masyarakat sekitar dan hilir Sungai Kapuas,” ujarnya.

Selain itu, ujarnya, aktivitas nelayan maupun para penambak ikan di sepanjang Sungai Kapuas sangat dirugikan oleh pencemaran Sungai Kapuas.

“Langkah selanjutnya, sarana berupa lanting untuk aktivitas peti akan kami musnahkan agar tidak digunakan lagi untuk kegiatan ilegal tersebut,” katanya.

Kapolsek Mukok mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas ilegal tersebut karena berdampak merusak lingkungan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Polisi Jaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Hot Borneo

Diadang Polisi, Massa Aksi Sopir di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Tak Kunjung Muncul

Hot Borneo

Bang Rifqi Bongkar Dugaan Sawit di Luar HGU-Hutan: Negara Kehilangan Marwah!
Wabah PMK Bumi Jaya Tanah Laut

Hot Borneo

Cegah Penyebaran PMK, Ratusan Sapi di Bumi Jaya Tanah Laut Disuntik Vaksin-Antibiotik
IKN Nusantara

Hot Borneo

Ssttt… Ada Ancaman Pertahanan Serius di IKN Nusantara, Jokowi Tahu?

Hot Borneo

Perdana, Ribuan Warga Jejali Masjid Agung Pelaihari

Hot Borneo

Awalnya Main-main, Perang Sarung Kembali Picu Tawuran di Balikpapan

Hot Borneo

Bau Amis Fee Proyek HSU Setelah OTT KPK, Polisi Turun Tangan!

Hot Borneo

Harga TBS di Kalteng Masih Rendah, Ini Penyebabnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com