Padang Ilalang Disulap Jadi Wisata Bunga di Batu Benawa HST Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres

Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Pemkab Batola Mulai Lakukan Pemetaan

- Apahabar.com     Senin, 13 Juni 2022 - 18:43 WITA

Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Pemkab Batola Mulai Lakukan Pemetaan

Bupati Hj Noormiliyani AS memantau pelaksanaan seleksi CPNS lingkup Pemkab Barito Kuala 2021 di Gedung Dr KH Idham Chalid Banjarbaru. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Menyikapi penghapusan tenaga honorer mulai 28 November 2023, Pemkab Barito Kuala mulai melakukan pemetaan berdasarkan sejumlah indikator.

Aturan menghapus tenaga honorer di instansi pemerintahan ini tercantum dalam Surat Menteri PAN-RB tentang Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Suruat bernomor B/165/M.SM.02.03/2022 tersebut ditandatangani Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo, tertanggal 31 Mei 2022.

Dalam surat yang sama, Pejabat Pembinaan Kepegawaian (PKK) diminta merancang langkah strategis terkait penyelesaian pegawai non ASN yang tak memenuhi syarat dan tidak lulus seleksi CPNS sebelum 28 November 2023.

Menyikapi keputusan tersebut, Pemkab Batola sudah mulai melakukan pemetaan. Hasil pemetaan sekitar 2.000 tenaga honorer ini yang menjadi acuan langkah selanjutnya.

“Dalam tahap awal, kami sudah bersurat kepada seluruh satuan perangkat kerja untuk mulai memetakan ulang tenaga honorer yang tersedia,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Batola, Zulkipli Yadi Noor, Senin (13/6).

“Melalui pemetaan itu akan terlihat jumlah yang dipekerjakan, usia, tingkat pendidikan, durasi pengabdian maupun kinerja,” imbuhnya.

Setelah pemetaan dilakukan, langkah selanjutnya adalah menganalisis data dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan kemampuan anggaran.

“Penghapusan ini tentu tak bisa sembarangan. Namun kalau memang memenuhi syarat pendidikan, sesuai jabatan dan kebutuhan, mereka bisa diarahkan ke Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” tegas Zulkipli.

Terkait proses yang sedang berlangsung, sejumlah honorer di Pemkab Batola berharap kebijakan selanjutnya sesuai harapan.

“Tentu kami berharap lebih baik dan keahlian yang dimiliki masing-masing honorer juga dipertimbangkan,” papar Nugroho, tenaga honorer di Setda Batola.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Hot Borneo

BREAKING! Pagi Buta, Ruko 2 Lantai Terbakar di Karang Anyar 3 Banjarbaru
Perusahaan Listrik

Hot Borneo

Perusahaan Listrik di Kalsel Diadukan Gegara THR, Disnakertrans Turun Tangan!
Subhan Bnjarmasin

Hot Borneo

Buntut Tahanan Tewas, Anggota Polresta Banjarmasin Diperiksa!
Gugat PDAM Bandarmasih

Hot Borneo

Air Ngadat! BLF Siap Dampingi Warga Rawasari Gugat PDAM Bandarmasih
Hacker Amuntai

Hot Borneo

Wali Kota Banjarbaru Siap Pasang Badan Bina Hacker Amuntai, Jika…
Korupsi

Hot Borneo

Fee Proyek Setengah M Tak Dikembalikan, Rusdi Jadi Timses Tercampakkan
Banjarmasin

Hot Borneo

Polisi Gulung Kurir Sabu 1 Kg di Banjarmasin, Pemiliknya Diburu!
HSU

Hot Borneo

Terungkap Wahid Terima Fee Proyek Rp1,1 Miliar untuk Pembangunan Jalan 2015 Amuntai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com