Innalillahi.. Avanza Vs Strada di Batulicin Tewaskan Pejabat BPBD Terbongkarnya Aksi Cabul Ayah Muda Banjarmasin, Berawal dari Perceraian Duh, Ayah Muda Banjarmasin Tega Cabuli Anak Kandung Heboh, Ibu di Balikpapan Tega Kurung Tiga Anak Kandungnya dalam Kamar Diguyur Hujan Lagi, Warga Kotabaru Diminta Tetap Waspada Banjir

Stok Sapi Kurban Tabalong Kurang, Pengusaha Boleh Datangkan Ternak dengan Catatan

- Apahabar.com     Selasa, 7 Juni 2022 - 09:04 WITA

Stok Sapi Kurban Tabalong Kurang, Pengusaha Boleh Datangkan Ternak dengan Catatan

Foto - Ilustrasi.

apahabar.com, TANJUNG – Satu bulan menjelang Hari Raya Iduladha 1443 Hijriyah, kebutuhan sapi untuk kurban di Kabupaten Tabalong belum mencukupi.

Hal ini berdampak pada naiknya harga sapi di Bumi Sarabakawa. Saat ini harga per ekornya dipatok menyesuaikan kisaran dagingnya.

Misalnya, sapi dengan berat 80 kilogram, maka harganya berkisar Rp 16 juta atau setara dengan Rp 200 ribu per kilogram.

Selain harganya yang mahal, hewannya juga tidak tersedia, sehingga kelompok-kelompok arisan kurban dari sekarang sudah memesannya dari para pengepul hewan kurban.

Seperti yang dilakukan kelompok arisan kurban di Desa Padangin, Muara Harus. Mereka telah memesan sapi di Desa Lajar, Lampihong, Balangan.

“Kami sudah memesan sapi untuk kurban pada Hari Raya Iduladha mendatang. Harga per ekornya dipatok penjual dengan harga Rp 200 ribu per kilogram. Jadi bila daging sapi di taksir 80 kilogram maka harganya Rp 16 juta, itu pun sapinya belum ada di sana,” katanya, Selasa (7/6).

Naiknya harga sapi tersebut tidak terlepas dari kurangnya ketersedian hewan kurban.

Saat ini di Tabalong, ketersedian sapi kurban siap potong kurang lebih 230 ekor. Padahal kebutuhannya jauh di atas itu.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disbunnak Tabalong, drh Suwandi, membenarkan kurangnya stok sapi menjelang lebaran kurban.

“Saat ini stok sapi kurban di Tabalong sekitar 230 ekor, sementara kebutuhannya sekitar 900 ekor,” bebernya.

Lantas bagaimana Disbunak Tabalong menyikapi itu?

“Untuk memenuhi kebutuhan sapi kurban, kami mempersilahkan pengusaha ternak mendatangkan hewan ternak dari luar Tabalong, tentu dengan syarat,” ucap Suwandi.

Syaratnya, lanjut Suwandi, hewan ternak didatangkan dari daerah bebas di Indonesia dan ada tindakan karantina daerah asal ternak.

Kemudian ada rekomendasi pemasukan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, ada surat kesehatan hewan dari daerah asal.

“Selain itu hewan ternak berasal dari daerah bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” ingat drh Suwandi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Update Banjir Tanah Laut: Rendam 531 Rumah di Tiga Kecamatan
Mantan Wabup Banjar Mawardi Abbas Wafat

Hot Borneo

Innalillahi… Mantan Wabup Banjar Mawardi Abbas Wafat
Rika Safitri

Hot Borneo

Terungkap, Profil Terduga Pembunuh Danmenwa Amuntai
Wakil Ketua PN Kandangan, Ngurah Suradatta Dharmaputra

Hot Borneo

Tok! PN Kandangan Vonis Guru Cabul HSS 5 Tahun Penjara

Hot Borneo

Hindari Penumpukan Penumpang di Pelabuhan Sampit, Warga Kotim Diimbau Mudik Lebih Awal
bocah tewas arus sungai di HSS

Hot Borneo

Terseret Arus Sungai, Bocah Perempuan di HSS Tewas Tenggelam
Peradi Banjarmasin

Hot Borneo

Dituding Bikin Hoaks, Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Kalsel
Pegawai Bank

Hot Borneo

Pegawai Bank BUMN di HSS Nekat Gantung Diri, Diduga Terjerat Penggelapan Uang Nasabah-Pinjol!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com