Kejati Telaah Permintaan PUPR Kalsel Kawal 40 Proyek Strategis Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan

Undang-undang Melarang 10 Area Ini untuk Parkir

- Apahabar.com     Minggu, 19 Juni 2022 - 14:09 WITA

Undang-undang Melarang 10 Area Ini untuk Parkir

10 area ini dilarang parkir. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA – Pinggir jalan atau bahu jalan sebenarnya tidak boleh digunakan sebagai tempat parkir karena dapat mengganggu mobilitas pengguna jalan lainnya. Hal ini sendiri sudah tercantum dalam peraturan yang berlaku di Indonesia.

Mengutip CNNIndonesia, dalam Peraturan Pemerintah atau PP Nomor 34 Tahun 2006 Pasal 38. Pasal 38 berbunyi setiap orang dilarang memanfaatkan ruang manfaat jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34, Pasal 35, Pasal 36, dan Pasal 37 yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan.

Dari aturan di atas, kita dapat memahami memarkir kendaraan di pinggir jalan dapat mengganggu fungsi jalan itu sendiri. Contoh permasalahan yang ditimbulkan terjadinya kemacetan lalu lintas akibat sebagian lahan jalan digunakan parkir.

Peraturan di atas tidak berlaku apabila kita sedang berada di dalam kondisi darurat seperti mobil pecah ban.

Saat berada di situasi darurat, Anda diperbolehkan memarkir kendaraan di pinggir jalan sesuai aturan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 121 ayat 1.

Isi aturan tersebut setiap Pengemudi Kendaraan Bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau Parkir dalam keadaan darurat di Jalan.

Anda juga perlu mengetahui beberapa ruas jalan ada yang menyediakan lahan parkir di pinggir jalan sesuai dengan peraturan dari pemerintah daerah masing-masing. Namun, kita tetap saja tidak boleh memarkir mobil secara sembarang.

Sesuai dengan UU yang sama pada Pasal 120, tertulis parkir Kendaraan di Jalan dilakukan secara sejajar atau membentuk sudut menurut arah Lalu Lintas.

10 area dilarang parkir:

1. Tikungan, bahu bukit atau sebuah jembatan.
2. Di tempat pejalan kaki atau lintasan sepeda.
3. Dekat lampu lalu lintas atau penyeberangan pejalan kaki.
4. Di jalan utama atau di jalan dengan lalu lintas yang melaju cepat.
5. Berhadapan atau dekat dengan kendaraan berhenti lainnya di seberang jalan sehingga mempersempit ruang jalan.
6. Dalam 6 meter (20 kaki) dari suatu persimpangan, atau dalam 9 meter (30 kaki) dari suatu pemberhentian bus, kecuali jika keadaan rusak. Lalu jangan berhenti atau parkir 3 meter (10 kaki) di sisi lain hidran pemadam api atau yang dapat mengganggu akses kendaraan pemadam ke hidran.
7. Menghadap bagian depan mobil ke arah lalu lintas yang berlawanan.
8. Sepanjang jalan yang licin.
9. Di jalan layang, terowongan, atau di sisi jalan yang menuju jalan layang atau terowongan.
10. Di atas pinggiran rumput atau bahu jalan mengutip Auto2000.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Paripurna

News

Pemprov Pakai Aset Sertakan Modal Inti Bank Kalsel
Masker

News

Jokowi Izinkan Masyarakat Buka Masker, Tidak untuk Lansia

News

Pelat Nomor Putih Berlaku Mulai Juni 2022, Prioritas Untuk Kendaraan Jenis Ini

News

Gubernur Anies Cabut Izin Seluruh Outlet Holywings di Jakarta

News

Sidak Pertama ASN di Tabalong, Hebat Tak Ada yang Bolos
anak

News

Sungguh Tega, Anak Piting Kepala Ayah hingga Tewas

News

Warning Danrem Antasari Larang Prajuritnya Jadi Beking: Haram!
Eril

News

KBRI Bern Kawal Pemulangan Jenazah Eril hingga Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com