Santer Disebut Ingin Mengusung Anies Menjadi Capres 2024, PKS: Nama Capres Masih Dikaji Tugu 0 Kilometer Banjarmasin Senilai Ratusan Miliar, Apa Manfaatnya? Ada Lomba VR Challenge Berhadiah iPad Mini di GIIAS 2022 Habis Covid-19, Giliran TBC Mengancam Banjarmasin Misteri Air Putih Pemerkosaan Berkedok Nikah Batin di Tapin
agustus

Usai Pertalite dan Solar, Beli Elpiji 3 Kilogam Juga Harus Daftar ke MyPertamina

- Apahabar.com     Rabu, 29 Juni 2022 - 23:55 WITA

Usai Pertalite dan Solar, Beli Elpiji 3 Kilogam Juga Harus Daftar ke MyPertamina

Sudah diuji coba, pembelian elpiji 3 kilogram juga akan menggunakan aplikasi MyPertamina. Foto: Suara

apahabar.com, JAKARTA – Tidak cuma pertalite dan solar, pembelian elpiji (LPG) 3 kilogram juga harus mendaftarkan diri melalui aplikasi MyPertamina.

Kebijakan ini dilakukan untuk pengetatan pembelian, sama dengan aturan yang diberlakukan untuk konsumen solar dari pertalite.

“Untuk LPG sebenarnya sama. Nanti masyarakat diminta mendaftar lewat aplikasi MyPertamina,” papar Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga (PPN), Mars Ega Legowo Putra, seperti dilansir CNN, Rabu (29/6).

“Langkah-langkah dilakukan untuk memastikan penyaluran subsidi elpiji 3 kilogram bisa tepat sasaran,” imbuhnya.

Meski demikian, tidak jelas jadwal pembelian elpiji 3 kilogram mulai dilakukan melalui aplikasi. Namun hal itu pasti dilakukan, karena proses uji coba sudah dijalankan.

“Sebetulnya kami sudah melakukan uji coba secara diam-diam kepada 114 ribu penduduk melalui MyPertamina. Malah kami sudah masuk tahapan keenam uji coba,” klaim Mars Ega

Selama uji coba penggunaan, Pertamina berkolaborasi dengan pemerintah. Penyebabnya masyarakat yang dilakukan uji coba terdaftar di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial.

“Namun kedepan Pertamina melakukan koordinasi lebih jauh terkait DTKS, sebelum menerapkan pembelian elpiji 3 kilogram dengan MyPertamina. Selama dilakukan uji coba, penerima tidak mencapai 100 persen,” beber Mars Ega.

“Faktanya masyarakat paling miskin tidak menggunakan LPG. Makanya kami akan berkoordinasi dengan pemerintah terkat tetap menggunakan DTKS atau menggunakan skema pembatasan BBM subsidi,” pungkasnya.

Sebelumnya Pertamina memberlakukan kebijakan penggunaan aplikasi MyPertamina untuk konsumen pertalite dan solar subsidi per 1 Juli 2022.

Kebijakan ini dimaksudkan agar subsidi energi bisa tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Terlebih pertalite yang merupakan BBM penugasan masih bisa diakses oleh semua kalangan, termasuk menengah ke atas.

Ketika kebijakan itu berlaku, Pertamina akan menyesuaikan STNK dan nomor polisi pengguna dengan data yang didaftarkan di MyPertamina.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Rusia

News

Rusia Tegaskan Tidak akan Tunduk Meski Disanksi Barat
Rusia

News

Ukraina Klaim 3.500 Tentara Rusia Tewas dalam Pertempuran
KPU Banjarmasin

News

Anggaran Pilkada Banjarmasin 2024 Tembus 66 Miliar
Giias 2022

News

Sebelum Berkunjung, Catat Syarat Masuk hingga Cara Beli Tiket GIIAS 2022

News

Tak Sampai 24 Jam, Viral Maling Laptop Teluk Tiram Diungkap Polisi
PKT

News

Soal Produktivitas Pertanian, PKT Optimis Perluas Lahan Pengembangan 5 Kali Lipat pada 2022
Airlangga

News

Berang! Petani Boyong Sepikap Sawit Tak Laku untuk Airlangga
Komnas HAM

News

Komnas HAM Turun Gunung, Pemkot Banjarmasin Cuma Jadi Penonton
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com