Visakha FC Waspadai 3 Penggawa Bali United Sejumlah Calon Haji Kalsel Miliki Penyakit Bawaan Klaim Tak Bersalah, Laskar Adat Dayak Nasional Siap Kawal Kasus Mardani H Maming Nama-Nama Lima Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui

Usut Dugaan Korupsi Bendungan Tapin, Kejati Kalsel Periksa Pimpinan Cabang BNI

Setelah lima pemilik lahan, kini giliran pimpinan cabang Bank Negara Indonesia (BNI) berinisial YMF diperiksa penyidik Kejati Kalsel.
- Apahabar.com     Kamis, 23 Juni 2022 - 13:24 WITA

Usut Dugaan Korupsi Bendungan Tapin, Kejati Kalsel Periksa Pimpinan Cabang BNI

Bendungan Tapin saat diresmikan Presiden Joko Widodo. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Setelah lima pemilik lahan, kini giliran pimpinan cabang Bank Negara Indonesia (BNI) berinisial YMF diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel.

YMF diperiksa sebagai saksi terkait dugaan penyimpangan aliran dana pengadaan tanah sejak 2015-2020 guna pembangunan bendungan Tapin.

“Pemeriksaan dilakukan Bidang Tindak Pidana Khusus Senin (20/6) kemarin,” ujar Kasi Penerangan Hukum Kejati Kalsel, Romadu Novelino, Kamis (23/6).

YMF dimintai keterangan terkait kemana saja aliran dana pengadaan tanah yang saat ini tengah diusut pihak kejaksaan.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri, dan ia alami sendiri,” jelas Novelino.

Diketahui, Kejati Kalsel mengendus adanya dugaan korupsi dalam pengadaan tanah Proyek Strategis Nasional (PSN) di Desa Pipitak Jaya, Tapin yang menghabiskan anggaran hampir Rp1 triliun tersebut.

Sebelum YMF, penyidik juga telah memeriksa lima pemilik tanah berinisial H, D, G, A dan AR pada 6 Juni 2022 lalu.

Kajati Kalsel menetapkan menaikkan status dugaan korupsi proyek Bendungan Tapin dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Ketetapan itu dinyatakan dalam Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Nomor: Print -02/0.3/Fd.2/05/2022.

Diketahui Bendungan Tapin di Kecamatan Piani merupakan proyek tahun jamak antara 2015 sampai 2020 dengan pagu anggaran mencapai hampir Rp1 triliun.

Termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN), pelaksanaan pembangunan fisik bendungan dengan luas genangan sekitar 425 hektare itu diawali pengadaan lahan.

Setelah selesai dibangun, Bendungan Tapin diresmikan 18 Februari 2021 oleh Presiden Joko Widodo. Diharapkan bendungan menambah kapasitas tampungan air dalam rangka mewujudkan ketahanan air dan pangan.

Dugaan Korupsi Bendungan Tapin, Kejati Kalsel Periksa Lima Pemilik Lahan

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemantau Pemilu

Hot Borneo

Mau Jadi Pemantau Pemilu 2024? Yuk Daftar ke Bawaslu Banjarmasin
Jalan Alternatif Muara Pitap

Hot Borneo

Duh, Jalan Alternatif Makin Rusak Selama Jembatan Paringin Belum Dibuka untuk Roda Empat
pilkades shabah tapin

Hot Borneo

Tak Lolos Verifikasi, Bakal Calon Kades Shabah Tapin Akui Ada Kejanggalan

Hot Borneo

Tim Pengawas Pangan Kapuas dan BPOM Palangka Raya Sidak Pertokoan Ritel
Polres Tapin ungkap kasus korupsi dana desa Tandui

Hot Borneo

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Tandui Tapin Terancam Minimal 4 Tahun Penjara
Densus Kalsel

Hot Borneo

Akhirnya.. Densus 88 Ungkap Sosok Pemuda yang Ditangkap di Sungai Lulut

Hot Borneo

Bekantan Day di Mata Musisi Kalimantan Selatan
Menteri Hadi Tjahjanto

Hot Borneo

Legislator Kalsel Ingatkan PR Menteri Hadi Tjahjanto!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com