Nama-Nama Lima Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Padang Ilalang Disulap Jadi Wisata Bunga di Batu Benawa HST Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang

Waspada Wabah PMK, Puluhan Sapi dari Kalsel Ditolak Masuk Kaltim

Sebanyak puluhan ekor sapi yang datang dari Kalimantan Selatan (Kalsel) ditolak di perbatasan saat hendak dikirim ke Kaltim...
- Apahabar.com     Selasa, 14 Juni 2022 - 20:49 WITA

Waspada Wabah PMK, Puluhan Sapi dari Kalsel Ditolak Masuk Kaltim

Petugas karantina melakukan pengecekan sapi yang datang ke Balikpapan. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Sebanyak puluhan ekor sapi yang datang dari Kalimantan Selatan (Kalsel) ditolak di perbatasan saat hendak dikirim ke Kaltim.

Penolakan puluhan ekor sapi tersebut sebagai upaya pencegahan penularan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebab daerah Kalsel dan Kalbar telah terkonfirmasi positif PMK.

Penolakan itu juga berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur Kaltim dan Balai Karantina untuk menolak kedatangan sapi dari Kalsel dikarenakan adanya wabah PMK.

Di Kaltim sendiri terdapat dua titik cek poin, yakni di Kecamatan Muara Komam dan Batu Engau, Kabupaten Paser.

“Sesuai edaran dari Gubernur Kaltim untuk mencegah PMK masuk ya memang kita mencegah di perbatasan. Salah satu tugasnya itu adalah menolak hewan ternak yang masuk dari wilayah Selatan, karena kan sudah dinyatakan daerah wabah. Jadi kita nggak boleh ada masuk ternak dari daerah sana,” kata Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser, drh Alhabib pada Selasa (14/6).

Alhabib mengakui beberapa hari lalu sebanyak 21 ekor sapi datang dari Kalsel melintasi cek poin di Muara Komam. Namun petugas memintanya untuk memutar balik alias dilarang melintas masuk ke Kaltim.

“Jadi memang ada yang mencoba lewati cek poin kami di Muara Komam, ada sebanyak 21 ekor. Tapi pas kami cek ya kami suruh kembali karena memang nggak boleh,” tegas Alhabib.

Alhabib juga mengatakan pihaknya tetap akan menolak kedatangan hewan ternak sapi meskipun peternak memiliki surat kesehatan hewan (SKH) ataupun surat karantina dari daerah asal. Sebab hal ini sebagai upaya pencegahan masuknya wabah PMK ke Kaltim.

“Sesuai edaran dari Balai Karantina dan juga edaran dari Gubernur Kaltim bahwa daerah wabah itu nggak boleh masuk dengan bebas, biarpun datang membawa SKH tetap nggak boleh masuk sama sekali,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Komisi III DPRD Tabalong

Hot Borneo

Sederet Usulan Proyek Pembangunan Tabalong Terbang ke Senayan
Covid-19

Hot Borneo

Kemenkes Minta Waspadai Varian XE, XD, dan XF, Ada Apa?
Maliki

Hot Borneo

BREAKING! Maliki Ajukan Justice Collabolator ke KPK
Pemilu

Hot Borneo

Pemilu 2024 Kader Golkar Kalsel Dituntut Kerja Keras
Pupuk

Hot Borneo

ADP Dorong Kesejahteraan Petani Sawit Melalui Penggunaan Pupuk Produk Pupuk Kaltim

Hot Borneo

Sempat Diguyur Hujan, Ribuan Jemaah di Tanbu Salat Id di Masjid Agung Al Falah
Pemuda 18 Tahun

Hot Borneo

Jadi Pengedar Narkoba! Pemuda 18 Tahun Asal Tanbu Dibekuk Polisi
Rabithah Alawiyah Banjarmasin

Hot Borneo

Sengkarut Masalah Nasab di Banjarmasin; Rabithah Alawiyah Datangi Haul Akbar Habib Abdurrahman Alkaf, Cari Orang yang Mengklaim Sebagai Habib
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com