Dilantik Jadi Sekda, Yani Tambah Daftar Kosong Kepala Dinas Pemkab HST Heboh Siswa Banjarmasin Diduga Tertular Covid-19, Disdik Turun Tangan Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Seluruh Wilayah Berpotensi Cerah Berawan Banjir Hantakan HST Rengut Nyawa Balita, Lebih Lima Desa Terendam Terungkap, Motif Pembunuhan 17 Agustus di Cempaka Banjarbaru
agustus

Bakul Purun Batola Makin Tersohor, Sudah Terima 2.000 Pesanan dari Jakarta

- Apahabar.com     Senin, 11 Juli 2022 - 17:26 WITA

Bakul Purun Batola Makin Tersohor, Sudah Terima 2.000 Pesanan dari Jakarta

Hasil kreasi pengrajin anyaman purun di Barito Kuala mulai mendapatkan perhatian dari luar Kalimantan Selatan. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Pesona bakul purun dari Barito Kuala semakin tersohor. Dibuktikan dengan pemesanan 2.000 bakul purun dari Jakarta.

Ribuan bakul dari pengrajin di Batola itu dipesan Eka Diyah Rusyati, istri Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Letjen TNI Muhammad Herindra.

“Kebetulan istri Wamenhan pernah mengunjungi sentra produksi bakul purun di Bakumpai dan Belawang,” papar Plt Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoppperindag) Batola, Wahyu Adibawono, Senin (11/7).

“Namun jenis bakul yang dipesan bukan terbuat dari purun tikus, melainkan purun danau yang bertekstur lebih besar,” imbuhnya.

Selain terbuat dari purun danau, 2.000 bakul pesanan itu juga berbentuk lebih panjang dari ukuran biasa dan tidak memiliki motif apapun.

“Kebetulan orang luar lebih menyukai yang natural. Insyallah pesanan 2.000 bakul purun ini sudah rampung dikirim September 2022,” tegas Wahyu.

Adapun proses pengerjaan diserahkan kepada sejumlah pengrajin anyaman purun di Batola. Salah satunya Kelompok Usaha Bersama (KUB) Anyaman Bahalap di Kecamatan Bakumpai.

“Alhamdulillah bakul purun dari Batola sudah semakin terkenal. Kami pun baru saja menyelesaikan 1.450 bakul purun pesanan Pemprov Kalimantan Selatan,” papar Tri Fatimah, founder Anyaman Bahalap.

Sementara bahan baku purun danau yang diperoleh dari petani di Desa Batik maupun Sungai Lirik, juga terbilang memadai.

“Insyallah penyelesaian pesanan 2.000 bakul purun itu bisa sesuai target. Biasanya satu orang pengrajin mampu menyelesaikan sekitar 10 bakul purun dalam sehari,” tandas Tri.

Seiring peningkatan popularitas, sejumlah pengrajin di Batola telah mengikuti pelatihan, baik tentang penguatan produk maupun variasi anyaman purun dengan bahan lain seperti kulit.

“Meski masih beberapa, sekolah juga mulai memasukkan anyaman purun dalam kegiatan ekstrakurikuler,” tandas Tri Fatimah.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Satlantas Polres HST Musnahkan Puluhan Knalpot Brong
Sawit

Hot Borneo

Setelah Selada Hidroponik, Kini Bibit Sawit Karya Napi Lapas Kotabaru Siap Dipasarkan

Hot Borneo

Bandar Sabu Kelas Kakap di Berau Dibekuk, Terancam Penjara Seumur Hidup

Hot Borneo

Perantau dari Papua Nekat Akhiri Hidup di Banjarbaru
Kebakaran di Banjarmasin

Hot Borneo

Bangunan Renovasi Sekolah Modern di Banjarmasin Terbakar, Api Diduga Akibat Percikan Petasan
Kepala Kemenag Kaltim Masrawan

Hot Borneo

Tewas Kecelakaan di Pulang Pisau, Kepala Kemenag Kaltim di Mata Rekan

Hot Borneo

Kabar Baik! Insentif Daerah Ribuan Guru Honor Kotabaru Segera Cair

Hot Borneo

Petugas Gabungan Obok-obok Warung Jual Miras di Magalau Hulu Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com