[ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Belum Sejam, Polres HSS Ciduk 3 Terduga Pengedar Sabu

Ketiganya diduga terlibat melakukan transaksi narkoba jenis sabu, setelah salah satu di antaranya berhasil diamankan.
- Apahabar.com     Selasa, 5 Juli 2022 - 21:40 WITA

Belum Sejam, Polres HSS Ciduk 3 Terduga Pengedar Sabu

Tiga orang diduga pengedar narkoba asal Nagara diamankan polisi. Foto-Istimewa.

apahabar.com, KANDANGAN – Tiga orang diduga pengedar narkoba di Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil diciduk polisi.

Ketiganya diduga terlibat melakukan transaksi narkoba jenis sabu, setelah salah satu di antaranya berhasil diamankan.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (4/7) sekira pukul 17.00 WITA. Awalnya, anggota Polres HSS meringkus seorang remaja berinisial TH (22), warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Daha Selatan.

TH diduga berencana melakukan transkasi satu paket sabu seberat 0,04 gram di atas Jembatan Andi Tajang, Desa Tumbukan Banyu, Kecamatan Daha Selatan.

Tak berselang lama atau sekitar 15 menit berdasarkan pengembangan, Polres HSS kembali meringkus pria diduga seorang pengedar berinisial H.

Dia diduga akan melakukan transaksi satu paket sabu seberat 0,23 gram di Jalan Lingkar Selatan Desa Tumbukan Banyu, Kecamatan Daha Selatan.

Selanjutnya sekitar 15 menit kemudian, atau pukul 17.30 WITA, seorang pria berinisial MA (40) warga Jalan Satria, Desa Bayanan, Kecamatan Daha Selatan diciduk di rumahnya.

Hasilnya, polisi menemukan satu paket sabu seberat 0,23 gram sampai dengan diduga uang hasil penjualan sabu sebesar Rp 645 ribu.

Alhasil, Polres HSS mengamankan barang bukti dari tangan ketiga diduga pengedar sabu dengan total sabu 0,5 gram, tiga unit handphone, peralatan penjualan sabu, satu unit sepeda motor, serta diduga uang hasil penjualan sabu sebesar Rp 645 ribu.

Kepala Satuan Narkoba (Kasatnarkoba) Polres HSS AKP Ramdani Susila mengungkapkan bahwa penangkapan ketiga pria yang saling berkaitan diduga pengedar tersebut hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit.

“Ceritanya pengedar pertama TH mengambil sabu ke H, kemudian H mengambil sabu ke MA,” ungkap Kasat Narkoba Polres HSS, Selasa (5/7).

Ketiga pelaku diduga pengedar sabu tersebut dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo 112 Ayat (1) UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika, pidana seumur hidup atau penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun kurungan.

Berdasarkan data Sat Narkoba Polres HSS dari awal bulan Januari hingga Juli 2022, sebanyak 67 kasus dengan barang bukti yang diamankan 192,94 gram sabu telah berhasil diungkap.

Angka itu turun jika dibandingkan dengan pengungkapan kasus dari Januari sampai Juli 2021 yang hanya 61 kasus. Namun, barang bukti yang berhasil diamankan lebih banyak yakni seberat 273,43 gram.

Menurut AKP Ramdani, kebanyakan pengungkapan itu hasil penyelidikan yang langsung dilakukan penangkapan sampai dengan informasi warga.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Pengunjung Membludak, Kedai Tuang Kopi Siapkan Tikar
apahabar.com

Tak Berkategori

Siaga Hujan Siang Hari
apahabar.com

Tak Berkategori

Cara Maksimalkan Perlindungan Akun di Media Sosial
apahabar.com

Tak Berkategori

Tolak Amdal PT AGM, Pemkab HST Bersurat ke Pemerintah Pusat
Listrik

Tak Berkategori

Dampak Pemadaman Listrik di Kaltim, Ikan Warga Peliharaan Mati!
apahabar.com

Tak Berkategori

Steven Jam Suarakan Save Meratus
DP 0 Persen

Tak Berkategori

Halo Warga Kalsel: Ingin Kredit Rumah? Mulai Besok KPR DP 0 Persen

Tak Berkategori

Balangan Gelar Penetapan Nomor Urut Pilkades, Dua Calon Bersaing di Desa Buntu Pilanduk.
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com