Duh, ASN di Banjarmasin Masih Ada Tak Taat Pajak Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri
agustus

Berkaca dari Kecelakaan Cibubur, Ini Langkah Antisipatif yang Harus Dilakukan Pengendara

Insiden kecelakaan maut truk tangki Pertamina di daerah Cibubur, Bekasi, Jawa Barat sangat menyita perhatian
- Apahabar.com     Rabu, 20 Juli 2022 - 09:23 WITA

Berkaca dari Kecelakaan Cibubur, Ini Langkah Antisipatif yang Harus Dilakukan Pengendara

Berkaca dari Kecelakaan Cibubur, Ini Langkah Antisipatif yang Harus Dilakukan Pengendara. (Foto: istimewa)

apahabar.com, JAKARTA – Insiden  kecelakaan maut truk tangki Pertamina di daerah Cibubur, Bekasi, Jawa Barat sangat menyita perhatian. Akibat kejadian itu, 10 orang meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka.

Kecelakaan truk BBM itu diduga karena rem blong, ditambah situasi jalanan yang menurun serta adanya lampu lalu lintas (traffic light), sehingga menambah fatal dampak peristiwa itu.

Pakar Road Safety yang juga Pendiri Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, menjelaskan pentingnya bagi pengendara untuk lebih sadar dengan kondisi sekitar, terutama saat berada di jalanan menurun dengan lampu lalu lintas di depannya.

Karena kecelakaan di Cibubur ini, mengingatkan dirinya pada kecelakaan yang terjadi pada 21 Januari silam. Kala itu sebuah truk menabrak kendaraan bermotor di traffic light di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang menewaskan 4 orang dan puluhan orang terluka.

Melihat fenomena yang selalu berulang itu, Jusri meminta setiap pengendara maupun pengguna jalan harus memiliki tingkat kewaspadaan tinggi atau sikap antisipatif. Karena menurutnya, tak cukup hanya tertib berlalu lintas saja.

“Jalan raya adalah tempat di mana banyak terjadi peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa, tak pandang bulu apakah pengendara itu tertib berlalu lintas atau tidak. Oleh karena itu, selain tertib, terampil, pengguna jalan raya juga harus antisipatif,” kata Jusri saat dihubungi, Selasa (19/7).

Dijelaskan Jusri, ada beberapa langkah antisipatif yang seharusnya dilakukan pengguna jalan raya termasuk pengendara untuk menghindari risiko terjadinya kecelakaan.

Cek Spion

Saat sedang berhenti menunggu lampu merah di trrafic light atau ketika kendaraan sedang melambat karena terkena macet, selalu cek spion untuk menganalisa objek-objek di samping dan belakang yang tidak aman.

“Cek spion dulu. Kalau di belakang aman, tidak ada objek yang bergerak liar, maka bisa lakukan perlambatan. Sambil melambat tetap siap-siap menghindar bahaya kendaraan yang datang dari belakang,” terang Jusri.

Tidak Langsung Melihat Ponsel

Setelah kendaraan mulai melambat, bahkan sudah berhenti, bukan berarti bisa langsung rileks, dan langsung melihat ponsel.

“Cek spion, bukan ngambil HP, terus rileks atau santai. Pastikan dua tiga kendaraan berhenti baru boleh rileks sedikit, itu bisa menjadi penyerap ketika terjadi tabrak dari belakang,” tegasnya.

Editor: Denny Firmansyah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

mudik

News

Info Terbaru Mudik Gratis Lebaran 2022, Berlaku 29-30 April

News

Motif Aksi Barbar Pria Ngamuk di Toko Banjarbaru
Brigadir J

News

Sambangi Bareskrim Polri, Keluarga Brigadir J Serahkan Bukti Dugaan Pembunuhan Berencana

News

Kapolri Copot Irjen Ferdy Sambo, Dimutasi ke Yanma Polri
Susi Air

News

Pesawat Susi Air Kecelakaan di Papua, Begini Kondisi Penumpang!

News

Fakta-Fakta Baru dari CCTV Terkait Penembakan Brigadir Yoshua

News

Dibuka! Pendaftaran Bakal Calon Ketua PWI Kalsel Masa Bakti 2022-2027

News

Jokowi Temui Presiden Uni Emirat Arab, Apa Hasilnya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com