Demonstrasi di DPRD Kalteng, Massa Protes Penertiban Tambang Emas Tradisional Tanpa Solusi Dugaan Penggelapan Mobil Rental, IRT Tabalong Terpaksa Diamankan Polisi Cuaca Kalsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan Teten Masduki Sebut Pengembangan Produk Kriya Perlu Libatkan Agregator IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk
agustus

BI Dorong Adopsi Kendaraan Listrik Melalui Pembiayaan Hijau

- Apahabar.com     Sabtu, 30 Juli 2022 - 19:45 WITA

BI Dorong Adopsi Kendaraan Listrik Melalui Pembiayaan Hijau

Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, Kurniawan Agung

apahabar,com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI)  berupaya menurunkan emisi karbon dari kendaraan non listrik menjadi kendaraan listrik. sa;aj satunya melalui cara dengan meningkatkan pembiayaan hijau.

Pembiayaan hijau merupakan program BI kepada debitur yang peduli pada lingkungan. Dengan begitu debitur akan mendapat insentif berupa penurunan deposit minimum dan sebagainya.

“Bank menjadi fungsi katalis, debitur-debitur yang peduli pada lingkungan akan mendapat insntif,” kata Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, Kurniawan Agung dalam seminar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jumat (29/7/2022).

Kurniawan mengatakan Bank Indonesia akan mendorong adopsi kendaraan listrik melalui kebijakan Green Down Payment. Kebijakan tersebut dinilainya dapat mengurangi emisi dari kendaraan bermotor yang akan menjadi kunci keberhasilan kebijakan dari transisi energi.

Selain itu, Bank Indonesia juga bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang tengah mengembangkan alat bantu pengukuran emisi karbon.

“Kami bekerja sama untuk menyusun kaklulator bijak, yaitu alat bantu menghitung bagaimana pengukuran emisi,” pungkasnya.

Alat bantu tersebut dapat menghitung seberapa besar pemakaian listrik berbahan bakar fosil, jarak tempuh perjalanan, konsumsi bahan bakar yang digunakan, dan berapa kapasitas mesin yang dipakai, sampai kemudian disederhanakan untuk dihitung. (Resti)

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Presiden Tegaskan Tidak Ada Pengembalian Mandat Dalam UU KPK
Kota Depok

Nasional

Kota Depok Diguyur Hujan Disertai Butiran Es
apahabar.com

Nasional

BJ Habibie, Presiden RI Pertama yang Dimakamkan di TMP Kalibata
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Pusat Pastikan Tak Turunkan Passing Grade Tes CPNS
Iwan Fals

Nasional

Belajar dari Hasundutan, Perlu Tekanan Publik untuk Kembalikan Wilayah Adat
apahabar.com

Nasional

Tertangkap di Kolong Rumah, Pelaku Pencabulan Anak Dihajar Massa

Nasional

Presiden Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kalibata
apahabar.com

Nasional

Kemenhukum Kawal Proses Hukum Tragedi Limpasu HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com