Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita, Walhi Teringat Gugatan Warga Merasakan Sensasi Balapan Mobil Layaknya di Sirkuit Asli Pilihan AC Rumahan, Tinggal Klik Sejuknya Merata ke Seluruh Ruangan Tindaklanjuti Instruksi Kapolri, Polda Kalsel Siap Copot Anggota Tersandung Pidana Dari Rekaman CCTV Menunjukkan Putri Candrawathi Ada di Lokasi Pembunuhan
agustus

Cabuli Tetangga hingga Hamil Besar, Pria di Tapin Ancam Sakiti Ortu

- Apahabar.com     Senin, 18 Juli 2022 - 21:07 WITA

Cabuli Tetangga hingga Hamil Besar, Pria di Tapin Ancam Sakiti Ortu

Akibat perbuatan tersangka saat ini korban tengah hamil besar.

apahabar.com, RANTAU – Tim reserse mobile Polres Tapin mengungkap fakta baru skandal pencabulan anak di bawah umur di Hatungun, Kabupaten Tapin.

Sebelumnya tersangka berinisial RD (43) tega menyetubuhi DKL (16) yang tak lain merupakan tetangganya sendiri dengan embel-embel ancaman kekerasan.

Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser melalui Kasat Reskrim Polres Tapin AKP Haris Wicaksono mengatakan bahwa kejadian itu berlangsung pada Maret 2022 yang lalu.

“Tersangka ini memang suka sama korban sejak pertama kali melihat korban yang satu tahun lalu baru pindah,” jelasnya Senin (18/7).

Awalnya korban yang merupakan tetangganya ini diminta oleh RD untuk memberi makan hewan ternaknya.

Pada saat korban memberi makan hewan ternak, tersangka mendatangi dan mengajak untuk melakukan persetubuhan.

“Sebelumnya korban diancam apabila tidak mau melakukan persetubuhan dengan pelaku maka pelaku akan bunuh diri dan juga menyakiti keluarga korban,” bebernya.

Korban yang pada saat itu takut dengan ancaman tersangka akhirnya menuruti kemauan pelaku. Persetubuhan awal terjadinya di kebun karet belakang rumah pelaku.

Setelah merasa perbuatannya tersebut aman-aman saja, selanjutnya pelaku mengajak korban melakukan persetubuhan dengan ancaman yang sama.

“Tersangka juga memberikan sejumlah uang kepada korban agar tidak menceritakan perbuatan pelaku terhadap korban kepada siapapun,” jelas AKP Haris.

Akibat perbuatan tersangka saat ini korban tengah hamil besar, hal inilah yang mendasari perbuatan tersangka ketahuan pihak keluarga.

Tidak lama mendengar laporan orang tua mengenai pencabulan yang dilakukan oleh tetangganya, Resmob Reskrim Polres Tapin berhasil mengamankan tersangka yang saat itu sedang berada di Rumahnya.

“Tersangka dilaporkan jam 8, jam 10 sudah kita tangkap tanpa perlawanan di rumahnya usai mencari rumput dan langsung kita amankan ke Polres Tapin” ujarnya.

Akibat perbuatannya, RD (43) dikenakan pasal 81 ayat (1) PERPU No.1 tahun 2016 Jo UU no. 17 tahun 2016 Jo pasal 76D UU no. 35 tahun 2014 subsider pasal 82 ayat (1) PERPU No.1 tahun 2016 Jo UU no. 17 tahun 2016 Jo pasal 76E UU no. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat lima tahun maksimal 15 tahun kurungan penjara

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Arisan Tanah Bumbu

News

Polisi Bidik Aset ‘Ratu’ Arisan Bodong Tanah Bumbu
Ria Amuntai

News

Kala Pemudi Hulu Sungai Suarakan Kesetaraan Gender di Amerika
Mahulu

News

Ketika Bahasa Asli Kaltim Urgen Direvitalisasi
Parkir giias

News

Pilihan Area Parkir Kendaraan untuk GIIAS 2022, Selain di ICE BSD City
Anies Baswedan

News

Cari Oleh-oleh Khas Kaltim, Anies Baswedan Keliling Pasar Inpres Kebun Sayur
apahabar.com

News

Soal Terawan, DPR Segera Panggil IDI
Perang

News

Kabar Terkini Ukraina, Rusia Sita RS Mariupol dan Sandera 400 Orang

News

ACT Akui Ambil 13,5 Persen Donasi Umat, Polri Lakukan Penyelidikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com