Berkedok Guru Spiritual, Pria Batola Cabuli Empat Jemaah, Satu dari Tapin! Dukung Industri Otomotif, SKF Siapkan Komponen Kendaraan Hybrid dan Listrik Besok, Dua Wakil Kalsel Siap Bertugas Jadi Anggota Paskibraka Nasional Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru
agustus

Cerita Penjual Kripik Pisang Dadakan di Palangka Raya, Puluhan Tahun Tetap Eksis

Di Kalteng mungkin sudah familiar makanan tahu bulat yang digoreng dadakan alias langsung di tempat, namun tidak dengan kripik pisang.
- Apahabar.com     Rabu, 13 Juli 2022 - 13:10 WITA

Cerita Penjual Kripik Pisang Dadakan di Palangka Raya, Puluhan Tahun Tetap Eksis

Marja, penjual kripik pisang dadakan di Pasar Kahayan, Palangka Raya. Foto-apahabar.com/Andre

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Masyarakat Kalteng mungkin sudah familiar makanan tahu bulat yang digoreng dadakan alias langsung di tempat, namun tidak dengan kripik pisang.

Kini, siapa sangka di Pasar Kahayan Kota Palangka, Kalteng, ada penjual kripik pisang yang digoreng secara dadakan. Hingga rasanya lebih nikmat dan gurih.

Merasa penasaran, apahabar.com coba menyambangi dan berbincang singkat kepada penjual keripik yang konon sudah puluhan tahun berjualan di Pasar Kahayan ini.

Penjual keripik pisang dadakan ini biasa dipanggil Pak Marja. Saat berjualan ditemani sang istri tercinta sejak pagi hingga menjelang sore hari.

Ia menuturkan kalau sampai hari ini sudah banyak pelanggan yang datang ke tempatnya untuk membeli keripik pisang yang digoreng langsung. Bahkan ada yang datang dari luar daerah.

Tidak hanya keripik pisang, di lapak jualannya yang cukup sederhana ini, Marja bersama istri juga menjual keripik singkong, kembang goyang, stik bawang, hingga rempeyek yang sama-sama dibikin secara langsung saat berjualan.

“Saya jualan ini sejak tahun 2000 hingga sekarang, untuk omsetnya sempat ada mengalami penurunan waktu ada Covid-19,” tuturnya, Rabu (13/7).

Penjual kripik pisang dadakan Palangka Raya

Marja, penjual kripik pisang dadakan di Pasar Kahayan, Palangka Raya. Foto-apahabar.com/Andre

Kendati demikian, Marja tetap bertahan untuk berjualan, meski hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga situasi Covid-19 saat ini sudah mulai melandai.

Selain adanya pandemi Covid-19, Marja mengaku penjualannya juga sempat mengalami penurunan omset ketika harga minyak goreng melambung tinggi.

“Meski harga minyak goreng melambung tinggi, saya tidak pernah menaikan harga penjualan mas, karena saya tidak mau mengecewakan para pelanggan walaupun ada pengaruhnya dari segi pendapatan,” katanya.

Untuk penjualan keripik pisang ini Marja menjual per kilonya seharga Rp100 ribu. Harga ini pun berlaku untuk kembang goyang, stik bawang, dan rempeyek, terkecuali keripik singkong yang dijual seharga Rp70 ribu per kilonya.

Selain menjual perkilo, Marja beserta istri juga menjual dalam bentuk kemasan toples dengan harga yang bervariasi sesuai ukuran.

Untuk mendapatkan bahan baku seperti pisang, Marjan mendatangkan dari daerah Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Sementara Singkong didatangkan dari Basarang, Kabupaten Pulang Pisau.

Marja pun berharap, agar semua bahan baku untuk usahanya ini jangan sampai ada kenaikan lagi, agar usaha yang digelutinya sejak puluhan tahun lalu terus bertahan dan bisa memenuhi permintaan pelanggannya.

kripik pisang dadakan palangka raya

Kripik pisang dadakan di Pasar Kahayan Palangka Raya. Foto-apahabar.com/Andre

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

FORDA ASIAFI Kalsel 2022, Kontingen Banjarmasin Sabet Juara Umum 
Kegiatan Bimtek Pengendalian Karhutla di Tanah Bumbu, Kalsel. Foto-apahabar.com/Syahriadi.

Hot Borneo

Kuatkan Kapasitas Manggala Agni di Kalsel, KLHK dan ITTO Gelar Bimtek Pengendalian Karhutla

Hot Borneo

Mulai Hari Ini Sentra Pelayanan Terpadu Polres Tabalong Tutup Sementara
hujan ringan

Hot Borneo

Hujan Disertai Kilat, Waspadai Cuaca Kalsel Hari Ini
UMKM

Hot Borneo

Dorong UMKM Kalsel Bisa Merubah Tantangan Menjadi Peluang

Hot Borneo

Honda Brio Tabrak Pohon di Trikora Banjarbaru, Penumpang Tewas di Tempat

Hot Borneo

Kapal Nelayan vs LCT di Perairan Tanbu, Satu Penumpang Hilang
Ponpes PIP

Hot Borneo

Ponpes PIP Rayakan 10 Muharam Bersama Anak Yatim di Daha Selatan HSS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com