Duh, ASN di Banjarmasin Masih Ada Tak Taat Pajak Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri
agustus

Covid-19 Terus Melandai, WBP di Rutan Marabahan Bisa Dikunjungi Keluarga

- Apahabar.com     Selasa, 5 Juli 2022 - 15:37 WITA

Covid-19 Terus Melandai, WBP di Rutan Marabahan Bisa Dikunjungi Keluarga

Kunjungan tatap muka di Rutan Marabahan kembali dibuka, seiring penurunan kasus penyebaran Covid-19. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Lebih dua tahun hanya bertegur sapa lewat telepon dan video call, Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Marabahan akhirnya bisa bertatap mula dengan keluarga.

Tercatat sejak 4 Juli 2022, Rutan Marabahan kembali membuka kunjungan tatap muka untuk keluarga WBP. Namun demikian, pihak luar harus mematuhi ketentuan dan syarat tertentu.

“Sesuai SE Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-12.HH.01.02 Tahun 2022, kunjungan tatap muka dibuka kembali,” papar Herry Muhammad Ramdan, Kepala Rutan Marabahan.

“Syaratnya pengunjung maksimal 4 orang yang merupakan keluarga inti WBP, baik orang tua kandung, saudara kandung maupun istri sah. Persyaratan ini juga harus dibuktikan dengan Kartu Keluarga,” imbuhnya.

Pengunjung juga dipersyaratkan sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga atas booster. Kevalidan vaksinasi ini mesti dibuktikan dengan sertifikat vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Lewat Video Call, Kerinduan Warga Rutan Marabahan Terobati

Adapun pengunjung yang belum menerima vaksin lengkap, diharuskan menunjukkan hasil negatif rapid atau swab antigen. Bisa juga surat keterangan dokter untuk pengunjung yang tak dapat menerima vaksin karena alasan kesehatan.

Kemudian kunjungan hanya dilakukan sekali dalam seminggu. Sedangkan khusus tahanan, pengunjung harus mendapat surat izin besuk dari polisi, kejaksaan atau pengadilan.

“Seiring pembukaan kembali kunjungan tatap muka, kami juga akan ekstra ketat memeriksa setiap pengunjung agar tidak membawa barang-barang yang dilarang,” tegas Herry.

Kendati harus memenuhi berbagai aturan ketat, keluarga WBP tetap antuasias melakukukan kunjungan tatap muka.

Terlebih sejak 23 Maret 2020 atau berbarengan dengan penyebaran Covid-19 yang mulai merajalela, Rutan Marabahan meniadakan kunjungan tatap muka.

Lantas sebagai pengganti, Rutan Marabahan menyediakan sambungan telepon dan video call yang menghubungkan keluarga dengan WBP.

“Alhamdulilah sekarang bisa bertemu langsung. Biasanya cuma menitip barang atau berbicara lewat video call,” ungkap salah seorang keluarga WBP, Raudi, Selasa (5/7).

Selain kunjungan tatap muka, Rutan Marabahan juga masih menyediakan pelayanan video call untuk semua WBP.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Simpan Sabu, Pria Asal Satui Diamankan Polisi
Relawan Anies

Hot Borneo

Pra Pilpres 2024, Dit Intelkam Polda Kalsel Sowan Relawan Anies
Densus 88 Sungai Lulut

Hot Borneo

Pemuda Banjarmasin yang Diciduk Densus 88 di Sungai Lulut: Berbaiat ke Dua Petinggi ISIS Sekaligus 
Demo

Hot Borneo

Kesulitan Dapat Solar, Ratusan Sopir Truk di Banjarmasin Demo Wali Kota
Kalapas Kotabaru

Hot Borneo

Kerap Kebanjiran, Kalapas Kotabaru Turunkan Pasukan ke SDN 2 Semayap
Kebakaran

Hot Borneo

Api Berkobar di Balikpapan, 10 Rumah dan 6 Ruko Terbakar
Mardani H Maming

Hot Borneo

MHM Beri Kesaksian di Persidangan, Buktikan Tak Ada Keterlibatan di Kasus IUP Tanbu
Reuni Alumni SMAN 7 Banjarmasin

Hot Borneo

SERU! Reuni 30 Tahun Alumni 92 SMAN 7 Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com