Aksi Ciamik Pereli Kalsel di Kejurnas Danau Toba Rally 2022, Rifat Sungkar Tercecer IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Liburland Festival di Banjarbaru, Isyana Sarasvati Pikat Ribuan Pengunjung Breaking! Toko Pecah Belah di Palangka Raya Terbakar Aksi Dugaan Perampasan, 3 Polisi Kalsel Berhadapan dengan Propam
agustus

Dampak Konflik Rusia vs Ukraina, Wamenkeu: Sektor Keuangan Internasional Tertekan

Suahasil menambahkan peningkatan harga yang terjadi saat ini berlangsung secara fluktuatif secara cepat. Salah satunya, dia mencontohkan harga minyak bumi dan CPO di tingkat global juga turut mengalami fluktuatif secara cepat.
- Apahabar.com     Kamis, 14 Juli 2022 - 20:10 WITA

Dampak Konflik Rusia vs Ukraina, Wamenkeu: Sektor Keuangan Internasional Tertekan

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara - Apahabar.com

Apahabar.com, JAKARTA – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan konflik antara Rusia dengan Ukraina menyebabkan terjadinya tekanan pada sektor keuangan internasional. Hal tersebut sudah mulai dirasakan sejak setahun terakhir.

“Karena menuju kondisi recovery kita memahami akan ada supply distruption, supply distruption, sehingga akan meningkatkan harga. Namun tensi geo politik meningkatkan harga menjadi lebih cepat,” ujarnya dalam INDEF G20 Event: Advancing Debt and Economic Justice Through G20 Dialogue, yang dilaksanakan di Bali secara hybird, Kamis (14/7/2022).

Suahasil menambahkan peningkatan harga yang terjadi saat ini berlangsung secara fluktuatif secara cepat. Salah satunya, dia mencontohkan harga minyak bumi dan CPO di tingkat global juga turut mengalami fluktuatif secara cepat.

Karena itu, kata Suahasil, Indonesia memiliki desain kebijakan yang ingin memastikan stabilitas harga di masyarakat dengan tetap mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut, ia tindaklanjuti dengan mengomunikasikan laporan semester APBN yang menguraikan peningkatan subsidi dan kompensasi harga energi.

“Produk energi kita terutama yang menjadi bagian dari administered price kita pastikan supaya tidak terjadi peningkatan harga yang terlalu besar namun bisa mendorong kegiatan ekonomi lebih lanjut. (Thomas)

Editor: Bethriq Kindy Arrazy - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Erick Thoir: Pertemuan Jokowi-Prabowo Runtuhkan Sekat Perbedaan

Nasional

Bakal Calon Menteri, Fadjroel Dapat Dukungan Paman Birin

Nasional

Kapolda Sumsel Minta Maaf ke Rakyat RI Soal Rp2 T Akidi Tio
Polda Metro Jaya

Nasional

Polda Metro Jaya Buru Pelaku yang Melukai 2 Polisi
apahabar.com

Nasional

Lion Air Siap Rekrut Ribuan Karyawannya Kembali

Nasional

Buntut Instruksi Anies, DKI Setop Belajar Tatap Muka
apahabar.com

Nasional

Usai Diperiksa di Polda Jatim, Romi Dibawa ke KPK
apahabar.com

Nasional

Editor Metro TV, Direktur Pemberitaan: Usut Tuntas Kasus Ini!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com