Berkedok Guru Spiritual, Pria Batola Cabuli Empat Jemaah, Satu dari Tapin! Dukung Industri Otomotif, SKF Siapkan Komponen Kendaraan Hybrid dan Listrik Besok, Dua Wakil Kalsel Siap Bertugas Jadi Anggota Paskibraka Nasional Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru
agustus

Setelah Dijemput Jaksa, Eks Kadis LH Kotabaru Mulai Diadili

- Apahabar.com     Selasa, 19 Juli 2022 - 21:53 WITA

Setelah Dijemput Jaksa, Eks Kadis LH Kotabaru Mulai Diadili

Kasus dugaan korupsi pada Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru mulai disidangkan. Foto: Istimewa.

apahabar.com, KOTABARU – Dugaan tindak korupsi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru memasuki babak persidangan. Digelar untuk keempat kalinya di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Selasa (19/7).

Perkara rasuah ini bermula ketika ada temuan penyelewenangan anggaran pendapatan belanja daerah oleh mantan kepala DLH Kotabaru Arif Fadilah (AF). Bersama AF, bendaharanya berinisial MD atau Madi duduk menjadi terdakwa dalam kasus ini.

Kepala Kejaksaan Kotabaru Andi Irfan Syafruddin, melalui Kepala Pidana Khusus Roh Wiharjo mengatakan sidang kasus dugaan korupsi pada DLH Kotabaru telah berlangsung sebanyak empat kali.

“Jadi, sudah empat kali persidangan di PN Banjarmasin, dan agendanya masih pemeriksaan para saksi,” ujar Roh Wiharjo, Selasa (19/7).

Persidangan selanjutnya akan kembali digelar pada akhir Juli 2022 mendatang dengan agenda yang sama, yakni pemeriksaan saksi. “Kalau untuk sidang berikutnya tanggal 27 Juli nanti,” terangnya.

Dijemput Paksa

Sebelumnya, AF harus dijemput paksa tim jaksa Kotabaru. Sebab, sudah dua kali PNS aktif ini mangkir sebagai saksi.

“Menyikapi itu, tim penyidik berinisiatif menjemput, dan membawa paksa AH ke Kejari Kotabaru untuk diperiksa Rabu (3/3),” ujar Irfan.

Tim jaksa penyidik Kotabaru resmi menetapkan AF sebagai tersangka setelah memeriksa sedikitnya 15 saksi. Selanjutnya barulah MD.

AF tiga tahun lamanya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru atau sejak 2018 hingga 2021 lalu. Dalam satu tahun, anggaran yang dikelolanya mencapai Rp1,9 miliar.

AF diduga terlibat dalam perkara korupsi penyalahgunaan anggaran penyedia jasa pemeliharaan, biaya pemeliharaan pajak, perizinan kendaraan dinas operasional, atau lapangan pada 2020, dan 2021.

AF saat ini telah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabaru sejak 3 Maret 2022. Mereka berdua terancam Pasal 2, dan Pasal 3 (1) UU Nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo UU 20/2001 tentang perubahan atas UU 31/1999 tentang tipikor.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pelangsir Banjarmasin

Hot Borneo

Penyelewengan Solar, Kalsel Nomor 1 Se-Indonesia!

Hot Borneo

Silaturahmi Anggota, Shootker Club Tanah Bumbu Gelar Bukber 
Daging Sapi Banjarmasin

Hot Borneo

Dear Emak-Emak Banjarmasin, Harga Daging Tembus Rp 140 Ribu!
Kelurahan Mandarasari

Hot Borneo

Polisi Jepang Sambangi Kelurahan Mandarsari, Bawa Pulang Sofa
Alfamart Gambut

Hot Borneo

Dramatisnya Evakuasi Korban Terakhir Alfamart Gambut: Usai Ditemukan Turunlah Hujan!

Hot Borneo

Minyak Goreng Murah Langka di Tanah Bumbu, Pemerintah Diminta Cari Solusi
Cuaca Kalsel Hari Ini

Hot Borneo

Cuaca Kalsel Hari Ini; Didominasi Cerah Berawan, 4 Kabupaten Diperkirakan Hujan

Hot Borneo

Lanjutkan Kepemimpinan Sang Ayah, Hj. Mariana Gantikan Haji Abidin di Gerindra Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com