Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru Divonis 8 Tahun Penjara, Wahid Dibebaskan dari Ganti Rugi Rp26 Miliar  Apkasi Ajak Perusahaan Barang Jasa Rebut Peluang Pengadaan di Pemda Melalui APN 2022 Pantas GR86 Jadi Primadona di GIIAS 2022, Berapa Harganya?
agustus

Dinilai Terlalu Mahal, Dewan Minta Tarif Parkir Mal di Balikpapan Turun

- Apahabar.com     Senin, 11 Juli 2022 - 17:26 WITA

Dinilai Terlalu Mahal, Dewan Minta Tarif Parkir Mal di Balikpapan Turun

Ilustrasi parkir mal di Balikpapan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Tarif parkir di mal atau pusat perbelanjaan di Balikpapan dinilai sangat mahal.

Untuk satu kendaraan bermotor saja, tarif parkirnya sudah melebihi Rp3 ribu. Tarif itu bisa lebih mahal lagi, tergantung  dari durasi parkir.

Hal ini ternyata mendapat sorotan dari wakil rakyat. Sekretaris Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Kamaruddin, mengakui tarif parkir oleh pengelola mal memang tergolong mahal.

Apalagi pengenaan biayanya berdasarkan hitungan menit. Biaya parkir untuk pengunjung di menit pertama berbeda dengan menit-menit selanjutnya.

“Saya memang kurang setuju dengan masalah tarif parkir yang ada di mal-mal Kota Balikpapan,” ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD Kota Balikpapan, Senin (11/7).

Anggota dewan yang akrab disapa Aco ini menyarankan pembuatan regulasi tarif parkir flat oleh pemerintah. Hal itu dinilai lebih adil bagi para pengguna fasilitas parkir di pusat perbelanjaan. Mengingat selama ini pengelola parkir tidak menanggung kehilangan kendaraan bermotor yang terparkir di areanya.

“Seharusnya biaya parkir itu flat (tetap) saja untuk tiap jam. Baik awal masuk atau akhirnya. Kalau perlu parkirnya murah saja. Misalkan di awal masuk cukup bayar Rp 2.000 untuk 3 jam pertama,” terangnya.

Menurut Aco pihak pengelola kawasan parkir berkewajiban juga memberikan fasilitas keamanan terhadap kendaraan pengunjung. Bukan hanya memungut biaya parkirnya.  Tetapi juga memberikan kepastian barang yang dititipkan tidak sampai hilang.

“Kalau ini 1 jam lewat 1 menit dikenai 2 jam biayanya. Kan ini memberatkan masyarakat juga. Ekonomi kita juga belum membaik. Kemudian sudah parkirnya berbayar tapi fasilitasnya kurang,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Esok, Menteri Luhut Bakal ke Banjarmasin
polres tabalong

Hot Borneo

Kenaikan Pangkat di Polres Tabalong, Briptu Hendra Makin Semangat Mengabdi
HPB ke-58

Hot Borneo

Sambut HBP ke-58, Petugas Lapas Kotabaru Semangat Sumbangkan Darah
SMPN 5 Banjarmasin

Hot Borneo

US Tatap Muka, SMPN 5 Banjarmasin Batasi Jumlah Peserta di Ruang Kelas
ponpes asmaul husna

Hot Borneo

Dua Santri Ponpes Asmaul Husna Terima Hadiah Umrah dari Dandim Tanbu

Hot Borneo

Selama Arus Mudik, Dua Pencopet Terciduk di Pelabuhan Semayang Balikpapan
Bupati HST Aulia

Hot Borneo

Raih Predikat WTP, HST Akhirnya Kebagian Dana Insentif Pusat
Getah Karet

Hot Borneo

Embat Getah Karet Warga, Residivis di Tabalong Ditangkap Polisi!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com