Besok, Dua Wakil Kalsel Siap Bertugas Jadi Anggota Paskibraka Nasional Selain Carens, Kendaraan Listrik Jadi Bintang Kia di GIIAS 2022 Kemenhub Terbitkan Empat Surat Edaran Syarat Perjalanan Terbaru Divonis 8 Tahun Penjara, Wahid Dibebaskan dari Ganti Rugi Rp26 Miliar  Apkasi Ajak Perusahaan Barang Jasa Rebut Peluang Pengadaan di Pemda Melalui APN 2022
agustus

Dugaan Korupsi Penyaluran KCA, Kejari Tapin Tetapkan Kepala Pegadaian Rantau Tersangka!

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapin menetapkan seorang karyawan PT Pegadaian (Persero) berinisial RAF sebagai tersangka...
- Apahabar.com     Senin, 18 Juli 2022 - 20:19 WITA

Dugaan Korupsi Penyaluran KCA, Kejari Tapin Tetapkan Kepala Pegadaian Rantau Tersangka!

Tersangka RAF saat dibawa ke Rutan Kelas IIB Rantau. Foto-apahabar.com/Sandy

apahabar.com, RANTAU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapin menetapkan seorang karyawan PT Pegadaian (Persero) berinisial RAF sebagai tersangka.

Penetapan RAF sebagai tersangka itu, terkait dugaan tidak pidana korupsi penyalahgunaan proses penyaluran Kredit Cepat Aman (KCA) hingga miliaran rupiah.

Kepala Kejaksaan Negeri Tapin, Adi Fakhruddin, mengatakan ditetapkannya RAF yang juga Kepala Unit Pegadaian Pelayanan Cabang Rantau tersebut setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan.

Kepala Unit Pegadaian Pelayanan Cabang Rantau

Kejaksaan Negeri Tapin saat menggelar konferensi pers, terkait penetapan tersangka dugaan tidak pidana korupsi penyalahgunaan proses penyaluran Kredit Cepat Aman (KCA). Foto-apahabar.com/Sandy

“Penetapan tersangka tersebut berdasarkan surat Nomor: B-907/0.3.17/Fd.1/07/2022 tanggal 18 Juli 2022. Tersangka berinisial RAF,” jelasnya, Senin (18/7).

Kejari mengatakan bahwa pertimbangan tersebut dilakukan penahanan oleh tim penyelidik.

Selain itu juga, tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan mengulang tindak pidana tersebut.

Lebih lanjut, terkait perkara tindak pidana korupsi tersebut terjadi pada periode Juni 2019 hingga April 2020.

Untuk kasusnya, adanya pembayaran atau pelunasan dari nasabah yang telah melakukan KCA di Pegadaian, tetapi tersangka tidak melakukan penyetoran kepada negara.

“Akibat perbuatan tersangka berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara yang dilakukan oleh BPKP Provinsi Kalsel kurang lebih sebesar Rp2,7 miliar,” ungkap Adi.

“Tersangka RAF saat ini ditahan di Rutan Kelas IIB Rantau selama 20 hari ke depan,” tutupnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

cuaca kalsel

Hot Borneo

Waspada, Hujan Disertai Petir & Angin Kencang Ancam Iduladha Kalsel
Arisan Bodong Banjarmasin

Hot Borneo

Berkas P21, ‘Ratu’ Arisan Bodong Banjarmasin Akan Diadili Usai Lebaran
Jemaah Haji

Hot Borneo

Mengintip Kondisi Terkini Jemaah Haji Kalteng di Makkah
kasus narkoba

Hot Borneo

Diduga Edarkan Narkoba, Pasutri di Tabalong Ditangkap Polisi
Bupati Abdul Wahid

Hot Borneo

Korupsi HSU: Ketika ‘Jongos-Jongos’ Abdul Wahid Bermunculan di Persidangan, Bagaimana KPK Meresponsnya?
KPK HSU

Hot Borneo

Soal Nama Jaksa Kalsel di Pusaran Kasus Korupsi Bupati HSU…
Acil Smackdown

Hot Borneo

Mengenal Risnayanti, Wanita yang Dijuluki Netizen ‘Acil Smackdown’
Rumah Kosong Martapura Terbakar

Hot Borneo

Rumah Kosong di Martapura Terbakar, Penyebab Masih Misteri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com