Dilantik Jadi Sekda, Yani Tambah Daftar Kosong Kepala Dinas Pemkab HST Heboh Siswa Banjarmasin Diduga Tertular Covid-19, Disdik Turun Tangan Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Seluruh Wilayah Berpotensi Cerah Berawan Banjir Hantakan HST Rengut Nyawa Balita, Lebih Lima Desa Terendam Terungkap, Motif Pembunuhan 17 Agustus di Cempaka Banjarbaru
agustus

Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J, Polri: Sebatas Spekulasi

- Apahabar.com     Selasa, 19 Juli 2022 - 22:31 WITA

Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J, Polri: Sebatas Spekulasi

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menilai dugaan penganiayaan yang menyebabkan Brigadir J tewas baru sebatas spekulasi. Foto-CNN Indonesia/Michael Josua Stefanus

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menilai dugaan penganiayaan yang menyebabkan Brigadir J tewas baru sebatas spekulasi.

Hal itu ia sampaikan merespons pengacara keluarga Brigadir J yang melaporkan dugaan pembunuhan berencana di rumah Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J.

“Terkait masalah luka yang macam-macam terkait dugaan penganiayaan, itu kan masih dugaan dan spekulasi,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (19/7).

Dedi memastikan pihak kedokteran forensik akan mengumumkan hasil autopsi pertama Brigadir J esok Rabu (20/7). Ia memastikan hasil autopsi itu akan dibuka secara luas ke publik.

Ia juga mempersilakan pihak pengacara atau keluarga Brigadir J untuk menanyakan secara langsung hasil autopsi tersebut.

“Besok akan disampaikan hasil autopsi pertama, pengacara boleh menanyakan secara terbuka. Keluarga mau menanyakan silakan kita terbuka,” kata dia, dikutip CNNIndonesia.com.

Sebagai informasi, Senin (18/7) lalu Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, mendatangi Bareskrim Polri Jakarta guna melaporkan dugaan pembunuhan berencana di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

Kamaruddin menilai pelaporan tersebut perlu dilakukan lantaran ada banyak kejanggalan dalam kasus baku tembak maut tersebut. Selain pembunuhan berencana, kuasa hukum juga menggunakan pasal tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan kematian.

“Laporan kita sudah diterima, untuk Pasal 340 KUHP juncto 338 KUHP dan 351 KUHP,” ujar kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak kepada wartawan, Senin (18/7).

Kamaruddin menilai terdapat sejumlah luka lain di luar luka tembak pada tubuh Brigadir J berdasarkan pemeriksaan keluarga. Beberapa diantaranya terdapat perusakan atau penganiayaan di bawah mata.

Pada hidung Brigadir J juga terdapat dua bekas jahitan. Selain itu, sayatan juga terdapat di bibir, leher, dan di bahu sebelah kanan.

Ia menambahkan, pada bagian perut Brigadir J juga ditemukan bekas-bekas memar. Sementara di bagian tangan, terdapat bekas-bekas perusakan di jari manisnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Jokowi ulang tahun

News

Hore! ASN hingga TNI-Polri Bakal Dapat THR dan Gaji ke 13
Arisan Bodong Banjarmasin

News

Arisan Bodong Istri Polisi di Banjarmasin: Brankas Disita, Resto Dibidik
Menag

News

Menag Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama dalam Silaturahmi Tokoh Agama di Kalsel

News

Pemilu 2024 PSI Targetkan Perolehan Suara 7 Persen

News

Menegangkan! Warning AS Soal Kans Rusia Serang Ukraina
Ramadan

News

Jelang Ramadan, Cabe-Daging Ayam di Pasar Tanjung Tabalong Naik
Rusia-Ukraina

News

Kesaksian Mahasiswi Amuntai di AS: Massa Setop Perang Rusia-Ukraina Demo Joe Biden
Bus Banjarbakula

News

Bus Banjarbakula Koridor 1 Mulai Beroperasi, Catat Rutenya!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com