Duh, ASN di Banjarmasin Masih Ada Tak Taat Pajak Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri
agustus

Dulu Ratusan Juta, Sekarang Miliaran-PAD dari Baramarta Terus Bertambah

- Apahabar.com     Rabu, 13 Juli 2022 - 10:53 WITA

Dulu Ratusan Juta, Sekarang Miliaran-PAD dari Baramarta Terus Bertambah

Kantor PD Baramarta, Kabupaten Banjar. Foto-Antara.

apahabar.com, MARTAPURA – Setelah dihantam kasus korupsi yang melibatkan pimpinannya yang terdahulu, kini PD Baramarta terus berbenah. Sumbangan pendapatan asli daerah (PAD)-nya untuk Kabupaten Banjar pun terus bertambah.

Dari catatan perusahaan ini, ketika Rachman Agus menjabat sebagai Plt Dirut Baramarta pada tiga bulan terakhir 2020 PAD yang mereka sumbangkan sebesar Rp1,5 miliar.

Kemudian, kemudian pada 2021 mereka menyumbang PAD Rp2,5 miliar. Melebihi target yang hanya Rp2,4 miliar. Di tahun ini, Rachman Agus sudah menjabat Dirut Baramarta definitif.

Capaian PAD Baramarta pada dua tahun terakhir ini sangat jauh dibandingkan dua tahun sebelumnya saat Baramarta dipimpin Teguh Imanullah. Pada 2018 perusahaan ini hanya menyumbang PAD Rp500 juta. Kemudian 2019, cuma Rp200 juta.

Memimpin perusahaan yang belum stabil, Rachman Agus menargetkan, tahun ini PAD yang disetor Baramarta lebih besar lagi dibandingkan tahun sebelumnya. “Pasalnya, Baramarta sudah berkontrak dengan kontraktor besar. Yakni, PT Madhani Talatah Nusantara,” katanya.

Mereka juga sudah mengevaluasi kemitraan dengan kontraktor lama dan kecil yang tidak berkontribusi dengan PD Baramarta.

“Selain itu, tahun ini kouta RAKB PD Baramarta sudah 500 ribu ton per tahun. Sebelumnya cuma 250 ribu ton. Jadi Baramarta optimis dapat memberikan PAD lebih besar lagi,” ucap Agus.

Di samping meningkatkan PAD, dia menuturkan, pihaknya juga harus menyelesaikan warisan masalah yang ditinggalkan Dirut sebelumnya yang terbukti membawa uang perusahaan Rp9,2 miliar. “Kita harus menyelesaikan tunggakan pajak, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, serta persoalan lainnya yang sekarang sudah mulai teratasi satu per satu,” tuturnya.

Dia merincikan, tunggakan pajak yang sudah mereka bayar sekitar Rp3 miliar. Dengan cicilan tiap bulan Rp200 juta. “BPJS Kesehatan sudah dilunasi. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan dicicil tiap bulan Rp30 juta lebih,” rincinya.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Sigra Hantam Beat, Warga Sido Makmur Batola Meregang Nyawa
Sedan Banjarmasin

Hot Borneo

Sedan DA 1 Hilang Kendali di Mulawarman Banjarmasin, Siapa Pemiliknya?

Hot Borneo

Perjalanan Domestik Tak Wajib PCR, Klinik Tirta Tabalong Masih Eksis
Mudik Kalsel

Hot Borneo

Siap-Siap, Puncak Arus Mudik Kalsel Tahun Ini Sebentar Lagi
BAB Sembarangan Banjarmasin

Hot Borneo

Duh! Warga Banjarmasin Masih Suka BAB Sembarangan
Cuaca Kalsel Hari Ini

Hot Borneo

Cuaca Kalsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
Poster Seksis

Hot Borneo

Tidak Hanya di Jakarta, Poster Bertuliskan Seksis Juga Terlihat di Demo Mahasiswa Tabalong
DLH Banjarmasin

Hot Borneo

Dituding Cemari Lingkungan, Bos Warung Nonhalal di Veteran Respons Santai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com